KUALA PEMBUANG, newsline.id – Kabupaten Seruyan resmi mengirimkan 75 putra-putri terbaiknya untuk bertarung dalam ajang bergengsi Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Pemilihan Jagau Nyai Pariwisata Kalimantan Tengah 2026. Pelepasan kontingen ini dilakukan langsung oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., di Aula Kantor Bupati Seruyan pada Rabu (13/5), menandai dimulainya misi suci menjaga marwah budaya daerah di tingkat provinsi.
Bukan sekadar seremonial biasa, suasana haru dan semangat membara menyelimuti ruangan saat satu per satu delegasi mencium bendera daerah. Di pundak mereka, ada harapan besar dari ribuan masyarakat Seruyan yang ingin melihat identitas kebanggaan ‘Gawi Hatantiring” bersinar di panggung megah Palangka Raya yang dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 23 Mei mendatang.
Bupati Ahmad Selanorwanda dalam pidatonya yang provokatif sekaligus inspiratif menekankan bahwa para peserta bukan sekadar peserta lomba, melainkan duta besar kebudayaan. “Kami percayakan nama baik Kabupaten Seruyan kepada kalian semua. Berjuanglah dengan hati, berjuanglah untuk memberikan hasil terbaik bagi tanah kelahiran kita,” tegas Bupati dengan nada penuh penekanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap seluruh peserta dapat menjaga sportivitas, menjaga kesehatan, serta menjaga kekompakan selama kegiatan berlangsung. Semangat yang lahir dari diri sendiri adalah modal utama menghadapi persaingan di setiap perlombaan.” tambahnya.

Keikutsertaan tahun ini terasa lebih inovatif dengan persiapan matang di berbagai cabang lomba ikonik. Seruyan dipastikan akan menggebrak di arena bagasing, balogo, manyipet, hingga tarian daerah yang sarat filosofi. Tak ketinggalan, ajang pemilihan Jagau dan Nyai Pariwisata menjadi magnet utama dalam menunjukkan kecerdasan dan karisma pemudapemudi Seruyan di kancah Kalimantan Tengah.
Bupati mengingatkan bahwa FBIM bukan sekadar ajang menang-kalah. Ini adalah laboratorium pelestarian tradisi di tengah gempuran modernitas. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menjaring generasi muda berbakat agar budaya asli Dayak, khususnya khas Seruyan, tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk oleh hujan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Seruyan dalam laporannya menyebutkan bahwa 75 personil yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat. Mereka adalah individu-individu yang memiliki mental baja dan disiplin tinggi, siap bertanding di cabang mangenta, mengaruhi, hingga pawai karnaval budaya tang selalu menjadi pusat perhatian publik.

Hadir memberikan dukungan moral yang kuat, Ketua TP PKK Kabupaten Seruyan, Welduline Ahmad Selanorwanda serta jajaran SKPD terkait menunjukkan sinergitas pemerintah dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata dan kebudayaan. Kehadiran para tokoh ini menjadi energi tambahan bagi para atlet dan seniman yang akan bertolak ke Ibu Kota Provinsi.
Provokasi positif yang dilemparkan Bupati mengenai pentingnya “mental juara” diharapkan mampu membakar semangat para delegasi saat menghadapi tantangan di lapangan. Beliau meyakini bahwa dengan kekompakan yang solid, prestasi bukan lagi sekadar impian, melainkan target yang sangat realistis untuk dicapai.
“Atas nama Pemerintah Daerah, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kontingen Seruyan resmi saya lepas. Berangkatlah dengan doa, bertandinglah dengan bangga,” ucap Bupati disambut tepuk tangan riuh yang menggetarkan aula kantor bupati.
Festival Budaya Isen Mulang merupakan agenda tahunan yang digelarb untuk memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Bagi Seruyan, ajang ini adalah panggung strategis untuk mempromosikan potensi wisata daerah agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kini, masyarakat Seruyan tinggal menunggu kabar harum dari Palangka Raya. AkankahnJagau dan Nyai dari Bumi Gawi Hatantiring berhasil membawa pulang mahkota kemenangan? Ataukah ketangkasan manyipet dan keindahan tari daerah kita akan kembali mendominasi? Satu yang pasti, semangat “Isen Mulang” atau pantang mundur sudah tertanam di dada mereka. (*)
Tim Newsline









