KHBS Diluncurkan, Harapan Baru Warga Kalteng

Thursday, 26 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKARAYA,newsline.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai program bantuan terintegrasi yang digadang-gadang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Peluncuran yang berlangsung Kamis (26/3) ini langsung menyedot perhatian publik, terutama di tengah tuntutan peningkatan kesejahteraan warga.

KHBS dirancang sebagai sistem terpadu yang menggabungkan berbagai bentuk bantuan dalam satu kartu. Program ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, transparan, serta berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial biasa. “Kartu Huma Betang Sejahtera adalah komitmen kita untuk menghadirkan keadilan sosial. Ini bukan hanya soal memberi bantuan, tetapi bagaimana bantuan itu mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah daerah menilai, digitalisasi bantuan menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan klasik seperti tumpang tindih data penerima. Dengan sistem terintegrasi, setiap penerima manfaat akan tercatat secara akurat sehingga potensi penyalahgunaan dapat diminimalisir.

Selain menyasar bantuan pangan dan layanan sosial, KHBS juga diarahkan untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemegang kartu nantinya didorong untuk bertransaksi dalam ekosistem ekonomi lokal, sehingga perputaran uang tetap berada di daerah dan mampu menggerakkan pasar tradisional.

Meski demikian, tantangan implementasi masih menjadi perhatian. Kesiapan infrastruktur digital di wilayah pelosok dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Pemerintah mengklaim telah bekerja sama dengan perbankan daerah untuk memastikan akses layanan dapat menjangkau hingga tingkat desa.

“Pemerintah sudah menyiapkan sistem agar layanan ini bisa diakses secara luas, termasuk di daerah terpencil. Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal,” kata Agustiar.

Baca JUga  Bahas Persiapan Idulfitri, Presiden: Pangan Aman, Program Pro-Rakyat Berjalan

Nama “Huma Betang” sendiri diambil dari filosofi rumah adat Dayak yang mencerminkan kebersamaan dan gotong royong. Nilai ini diharapkan menjadi landasan moral dalam menjaga integritas penyaluran bantuan.

Kini, masyarakat Kalimantan Tengah menanti realisasi nyata dari program tersebut. Efektivitas KHBS dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi tolok ukur apakah kebijakan ini mampu menjawab harapan atau sekadar menjadi program ambisius tanpa dampak signifikan.

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Tak Cuma Restui WFH, Jam Kerja ASN Bakal Dipangkas Demi Hemat Anggaran
BNN dan GDAN Turun Gunung, Basmi Tuntas Peredaran Gelap Narkoba di Kampung Ponton Palangka Raya
Bukan Sekadar ‘Main Kartu’ di Pos Ronda, ORADO Kalteng Siap Gebrak Duta Mall Palangka Raya
Gubernur Kalteng Ngamuk, 52 ASN Bolos Diancam Hukum Adat
Antara Asumsi Publik dan Realita Birokrasi Data KHBS di Kalteng
Agustiar Pasang Badan Perjuangkan Nasib Penambang Rakyat di Kalteng
DPRD Palangka Raya Sahkan Perda Baru Demi Berantas Kemiskinan
Sarang Zenith di Jantung Palangka Raya Digerebek, Lansia Jadi Tameng Pengedar
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 3 April 2026 - 02:26 WITA

Gubernur Agustiar Tak Cuma Restui WFH, Jam Kerja ASN Bakal Dipangkas Demi Hemat Anggaran

Thursday, 2 April 2026 - 00:48 WITA

BNN dan GDAN Turun Gunung, Basmi Tuntas Peredaran Gelap Narkoba di Kampung Ponton Palangka Raya

Wednesday, 1 April 2026 - 06:08 WITA

Bukan Sekadar ‘Main Kartu’ di Pos Ronda, ORADO Kalteng Siap Gebrak Duta Mall Palangka Raya

Tuesday, 31 March 2026 - 17:29 WITA

Gubernur Kalteng Ngamuk, 52 ASN Bolos Diancam Hukum Adat

Monday, 30 March 2026 - 03:52 WITA

Antara Asumsi Publik dan Realita Birokrasi Data KHBS di Kalteng

Berita Terbaru