KUALA PEMBUANG, newsline.id — Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Seruyan. Tepat sehari menjelang persiapan puncak Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Seruyan menerima bantuan 33 ekor hewan qurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Penyerahan berlangsung langsung di halaman Kantor Bupati Seruyan, Selasa, 26 Mei 2026 — sebuah momen yang bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata bahwa negara hadir di tengah kebutuhan rakyatnya.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., mewakili Pemerintah Kabupaten Seruyan. Kehadiran pejabat senior daerah dalam prosesi penerimaan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan.
Bahrun Abbas tak menyembunyikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia secara terbuka menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah beserta seluruh jajaran pemerintah provinsi atas kepedulian yang diwujudkan dalam bentuk konkret ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan ini bukan hanya bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat menjelang Idul Adha, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Bahrun Abbas dengan tegas.
Pernyataan itu bukan retorika kosong. Bahrun menegaskan, seluruh 33 ekor hewan qurban yang diterima akan segera didistribusikan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan kepada masyarakat yang berhak menerima di sejumlah wilayah. Tidak ada ruang untuk penundaan, tidak ada celah untuk penyalahgunaan. Manfaat qurban harus benar-benar mendarat di tangan mereka yang paling membutuhkan.
Langkah distribusi yang terstruktur melalui Kesra ini patut diapresiasi. Di banyak daerah, bantuan serupa kerap tersumbat di meja birokrasi atau salah sasaran. Seruyan tampaknya memilih jalur berbeda — cepat, tepat, dan terukur.
Momentum penyerahan ini juga membawa pesan yang lebih dalam. Di balik 33 ekor hewan qurban itu tersimpan simbol kuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Seruyan — dua level pemerintahan yang bergerak seiring dalam memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas sosial, dan kepedulian antarwarga. Inilah potret gotong royong yang sesungguhnya: bukan slogan di spanduk, melainkan daging yang nyata di meja makan warga.
Di tengah meningkatnya tekanan ekonomi menjelang hari besar keagamaan, bantuan ini hadir sebagai angin segar. Kebutuhan masyarakat kecil melonjak setiap menjelang Lebaran — harga kebutuhan pokok merangkak naik, sementara daya beli sebagian warga masih tertatih. Dalam konteks itulah, 33 ekor hewan qurban ini nilainya melampaui angka: ia adalah kehadiran, kehangatan, dan harapan.
“Semoga ibadah qurban yang dilaksanakan menjadi amal kebaikan yang penuh keberkahan dan membawa manfaat bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Seruyan,” kata Bahrun Abbas, menutup pernyataannya dengan doa yang tulus.
Langkah Pemprov Kalteng ini sejatinya bisa menjadi model yang ditiru daerah lain. Distribusi hewan qurban yang difasilitasi pemerintah — dari provinsi ke kabupaten, lalu ke masyarakat — adalah bentuk intervensi sosial yang sederhana namun berdampak besar. Ia mempertegas bahwa Iduladha bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga instrumen pemerataan dan penguatan ikatan sosial.
Kabar baik ini makin lengkap dengan konfirmasi sebelumnya dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, Sri Susanti. Dalam keterangan yang disampaikan pada Kamis, 14 Mei 2026, ia memastikan ketersediaan hewan qurban di seluruh kecamatan dalam kondisi mencukupi. Pasokan tambahan dari luar daerah pun telah disiapkan sebagai langkah antisipatif. Pendataan hewan qurban terus berjalan — salah satunya dari BMT Seruyan yang telah melaporkan 20 ekor sapi hingga kambing — demi memastikan setiap hewan yang akan dikurbankan memenuhi standar kesehatan.
“Tujuan pendaftaran ini untuk memastikan kesehatan hewan yang akan dikurbankan nanti,” tegas Sri Susanti. Seruyan bergerak. Pemerintahnya hadir, sinerginya nyata, dan semangat berbaginya tak perlu diragukan. Kini, tinggal menunggu: apakah 33 ekor hewan qurban itu akan benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan — dan menjadikan Idul Adha 1447 Hijriah ini sebagai momen yang tak terlupakan bagi masyarakat Seruyan. (*)
Tim Newsline









