Bupati Ahmad Selanorwanda Bongkar Rahasia ‘Asta Cita’ di Hari Otda Ke-30

Tuesday, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Senin (27/4). Foto Dokumentasi Protokoler Seruyan.

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Senin (27/4). Foto Dokumentasi Protokoler Seruyan.

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Di tengah hiruk-pikuk tuntutan publik akan pelayanan yang serba cepat, Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, memberikan tamparan keras bagi stagnasi birokrasi. Memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX tahun 2026 di Aula Kantor Bupati, Senin (27/4), ia menegaskan bahwa otonomi bukan sekadar bagi-bagi kekuasaan, melainkan panggung inovasi demi martabat rakyat.

Sorot mata tegas Selanorwanda menggambarkan ambisi besar saat ia membacakan amanat Menteri Dalam Negeri yang mengusung tema strategis, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Baginya, tema ini bukan sekadar jargon di atas kertas, melainkan sebuah kontrak sosial untuk mengubah wajah Seruyan menjadi lebih mandiri dan kompetitif di kancah nasional maupun global.

Dihadiri Wakil Bupati, pimpinan DPRD, hingga unsur Forkopimda dalam suasana khidmat tersebut seolah menjadi saksi lahirnya komitmen baru. Bupati menekankan bahwa Indonesia yang luas ini mustahil bergerak maju jika daerah hanya menunggu instruksi pusat. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus menjadi mesin penggerak utama dalam mencapai target pembangunan yang selama ini dianggap mustahil.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

lv 0 20260428010949
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa otonomi bukan sekadar bagi-bagi kekuasaan, melainkan panggung inovasi demi martabat rakyat. Foto Dokumentasi Protokoler Seruyan

“Otonomi daerah memberikan ruang bagi kita untuk berinovasi. Namun, sinergi tetap menjadi kunci agar tujuan pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Ahmad Selanorwanda dengan nada persuasif. Ia menyentuh sisi kemanusiaan bahwa setiap kebijakan yang lahir di meja birokrat harus berujung pada senyum warga di pelosok desa.

Baca JUga  Seruyan Menolak Padam, Deklarasi "Benteng Hijau" 572 Ribu Hektar Gambut untuk Masa Depan Dunia

Bukan sekadar bicara infrastruktur beton, sang Bupati menggiring opini publik pada isu yang lebih krusial Ketahanan Global. Ia mengingatkan bahwa di era digital ini, stabilitas daerah adalah benteng pertahanan terakhir. Pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan adalah “perang” nyata yang harus dimenangkan setiap kepala daerah agar perut rakyat tetap terjamin.

Momen Hari Otda ke-30 ini dijadikan Selanorwanda sebagai ajang “bersih-bersih” mentalitas ASN. Ia menuntut peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap keluhan warga. Ini adalah bentuk edukasi politik bahwa pelayan publik adalah “pelayan”, bukan “raja”.

“Kita harus menjadi pemerintahan yang responsif terhadap keluhan warga. Inovasi adalah keharusan agar pelayanan kita semakin cepat, mudah, dan transparan,” tegasnya menutup pidato yang menggetarkan aula tersebut. Pesan ini menjadi alarm bagi seluruh jajaran Pemkab Seruyan bahwa era kerja manual yang lamban telah berakhir, digantikan oleh era transparansi berbasis teknologi.

Baca JUga  OKNUM ELIT DPRD SERUYAN DIDUGA "TULI" EDARAN KPK, NEKAT TEKAN PEMKAB DEMI JATAH POKIR 2026

Secara historis, perjalanan 30 tahun Otonomi Daerah di Indonesia merupakan proses pendewasaan demokrasi yang panjang. Sejak digulirkan pada pasca-reformasi, Otda bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Di Kabupaten Seruyan sendiri, tantangan geografis yang luas menuntut kreativitas lebih dalam menjangkau setiap denyut nadi kebutuhan warga, mulai dari pesisir hingga pedalaman.

Peringatan Hari Otda ke-30 tahun 2026 ini diselenggarakan serentak di seluruh penjuru tanah air. Data menunjukkan bahwa daerah yang sukses adalah daerah yang mampu mengonversi wewenang otonomi menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mandiri tanpa terus-menerus bergantung pada dana perimbangan pusat. Seruyan kini berada di persimpangan jalan untuk membuktikan kemandirian tersebut melalui visi ‘Asta Cita’.

Langkah Ahmad Selanorwanda membedah ‘Asta Cita’ di Seruyan menunjukkan kepemimpinan yang futuristik. Di tengah tantangan ekonomi global, narasi yang dibangun bukan lagi soal bertahan hidup, tapi bagaimana “berlari” dengan inovasi. Warga Bumi Gawi Hatantiring kini menunggu, apakah gebrakan di Hari Otda ini akan menjadi titik balik pelayanan publik yang viral karena prestasinya, atau sekadar seremoni tahunan belaka. Satu yang pasti, Seruyan sedang bersiap melakukan lompatan besar.

Tim Newsline 

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru