Batam Menjadi Saksi, Bupati Seruyan “Jemput Bola” Rayu Investor Global demi Masa Depan Daerah

Sunday, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seruyan hadiri ajang Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (17/04)

Seruyan hadiri ajang Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (17/04)

BATAM, newsline.id – Seberapa jauh seorang pemimpin bersedia melangkah untuk mengubah nasib ekonomi rakyatnya. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, SE, M.Si, memberikan jawaban nyata dengan hadir langsung dalam ajang Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (17/04/2026). 

Di kota industri ini, Bupati tidak sekadar duduk manis, melainkan terlibat aktif dalam diplomasi ekonomi tingkat tinggi guna menyeret modal internasional langsung ke Bumi Gawi Hatantiring. Langkah ini adalah sebuah “provokasi” positif terhadap gaya birokrasi lama yang hanya menunggu di balik meja. Dengan membawa mandat pembangunan, Bupati Seruyan memanfaatkan penguatan peran PPID sebagai mesin penggerak investasi yang terintegrasi. Tujuannya jelas dan tajam: memastikan potensi unggulan Seruyan, mulai dari sektor perkebunan hingga perikanan, memiliki daya saing global dan dikenal di radar para raksasa ekonomi dunia.

lv 0 20260419041416
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda bersama Kepala Daerah lainnya saat menghadiri ajang Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan ini menjadi kian panas dan kompetitif dengan kehadiran para investor kelas kakap dari Hong Kong, Singapura, hingga Tiongkok. Sejak Rabu (16/04/2026), Ahmad Selanorwanda telah mengikuti sesi presentasi intensif dari pemodal asal Hong Kong dan Singapura. Para investor tersebut membedah peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, menantang kesiapan setiap kabupaten untuk menyediakan ekosistem bisnis yang aman dan menguntungkan.

Ketegangan diplomasi bisnis berlanjut pada Kamis (17/04/2026), saat gerbong investor asal Tiongkok mengambil panggung. Salah satu sosok sentral, Tao Zhongming, terlibat dialog intens dengan para kepala daerah. Di sinilah letak inovasinya; Bupati Seruyan tidak ragu melakukan penjajakan langsung, berdiskusi mengenai detail teknis tanpa hambatan bahasa berkat fasilitas penerjemah yang disediakan panitia. Ini adalah edukasi bagi semua pihak bahwa bahasa tidak boleh lagi menjadi tembok penghalang kemajuan daerah.

Llangkah ini dinilai menginspirasi, Karena di tengah ketidakpastian ekonomi global, keberanian Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk menjalin konektivitas langsung dengan pasar internasional menunjukkan mentalitas juara. Bupati ingin membuktikan bahwa Seruyan bukan sekadar penonton di tengah derasnya arus investasi nasional. Investasi bukan lagi tentang “siapa yang punya lahan”, tapi tentang “siapa yang paling siap melayani dengan integritas”.

lv 0 20260419041528
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda berbincang dengan peserta lainnya saat menghadiri ajang Implementasi dan Tindak Lanjut Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (17/04/2026).

Kehadiran fisik Bupati di Batam juga membawa pesan motivasi bagi para aparatur di daerah. Bahwa untuk memenangkan kepercayaan investor, setiap lini pelayanan publik di Seruyan harus bertransformasi menjadi lebih profesional dan inklusif. Investor seperti Tao Zhongming tidak hanya mencari profit, tetapi juga mencari kemitraan yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat lokal.

APKASI sebagai penggagas kegiatan ini pun menegaskan komitmennya untuk tidak melepas tangan. Mereka berjanji akan terus mendampingi pemerintah kabupaten dalam menciptakan ekosistem investasi yang inklusif. Bagi Seruyan, pendampingan ini adalah peluang emas untuk membenahi “rumah sendiri” agar lebih ramah terhadap modal asing, sembari memastikan setiap rupiah yang masuk memberikan kesejahteraan yang merata bagi rakyat di pedesaan.

Baca JUga  Dana Pusat Seret, Pemkab Seruyan ‘Tagih’ Komitmen Raksasa Sawit Demi Rakyat

Secara teknis, tindak lanjut dari pertemuan di Batam ini diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek-proyek mangkrak atau potensi terpendam yang selama ini belum terjamah teknologi luar negeri. Konektivitas antara potensi lokal dan pasar global kini bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan rencana kerja konkret yang sudah mulai digulirkan.

PPID atau Pusat Promosi Investasi Daerah merupakan instrumen penting yang didorong oleh APKASI untuk menyeragamkan standar promosi investasi di seluruh kabupaten di Indonesia. Melalui wadah ini, data mengenai potensi daerah dikemas secara profesional sesuai standar internasional sehingga mampu menarik minat investor dari berbagai belahan dunia.

Keikutsertaan Seruyan dalam forum bergengsi ini diharapkan menjadi titik balik bagi akselerasi pembangunan daerah. Dengan kemitraan strategis yang dijalin bersama investor Hong Kong hingga Tiongkok, wajah ekonomi Seruyan di masa depan diprediksi akan lebih berwarna, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Langkah berani Ahmad Selanorwanda di Batam adalah bukti bahwa masa depan daerah harus diperjuangkan hingga ke luar perbatasan.(*)

Tim Newsline 

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru