KUALA PEMBUANG, newsline.id – Sebuah langkah strategis yang menyedot perhatian publik terjadi di jantung pemerintahan Kabupaten Seruyan. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., secara resmi menerima audiensi tingkat tinggi dari jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit di Kantor Bupati Seruyan, Selasa (7/4/2026). Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum krusial untuk memperkuat koordinasi lintas instansi demi menjamin ketertiban administrasi dan pelayanan masyarakat di Bumi Gawi Hatantiring.
Pertemuan tersebut menjadi panggung perkenalan bagi pejabat baru di lingkungan Kantor Imigrasi Sampit sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan dan pelayanan keimigrasian di wilayah Seruyan akan semakin diperketat melalui kolaborasi yang lebih intim. Tak tanggung-tanggung, Wakil Bupati didampingi oleh barisan pejabat teras, mulai dari Staf Ahli Bupati hingga Kepala Satpol PP dan Kepala Kesbangpol, menunjukkan betapa pentingnya isu yang dibahas dalam audiensi ini.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat namun tetap formal tersebut, H. Supian menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan instansi vertikal seperti Imigrasi adalah harga mati. Hal ini diperlukan untuk memastikan tidak ada celah dalam tata kelola pemerintahan, terutama yang berkaitan dengan mobilitas orang asing dan administrasi kependudukan yang kerap menjadi isu sensitif di masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik audiensi ini sebagai bentuk silaturahmi dan penguatan koordinasi antarinstansi. Semoga ke depan hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi pelayanan kepada masyarakat,” ujar H. Supian dengan nada optimis.
Pihak Pemda berharap, kehadiran jajaran Imigrasi Sampit yang kini dipimpin oleh wajah-wajah baru dapat memberikan napas segar bagi sistem pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel. Kehadiran dinas-dinas terkait seperti Disdukcapil dan Dinas Pariwisata dalam pertemuan ini juga mengisyaratkan adanya rencana kolaborasi besar di bidang pengawasan penduduk serta pengembangan sektor wisata daerah yang memerlukan sentuhan keimigrasian.

Di sisi lain, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sampit, Ronald, S.H., M.A.P., menyatakan bahwa kunjungan ini adalah langkah awal dari sebuah peta jalan kolaborasi yang lebih luas. Pihaknya berkomitmen untuk tidak lagi bekerja dalam “sekat” kelembagaan, melainkan membuka ruang koordinasi yang lebih intensif dengan Pemkab Seruyan guna mendukung fungsi keimigrasian yang selaras dengan kebutuhan daerah.
Dampak positif dari pertemuan ini diharapkan segera dirasakan oleh masyarakat luas. Dengan adanya kesepahaman antara Pemkab dan Imigrasi, prosedur administrasi yang selama ini dianggap berbelit diharapkan bisa dipangkas melalui kolaborasi data dan pengawasan di lapangan. Sinergi ini juga diproyeksikan menjadi katalisator bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan, di mana keamanan dan keteraturan administrasi menjadi pondasi utamanya.
Audiensi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan, serta jajaran Bagian Pemerintahan dan Kesra. Pelibatan banyak sektor ini menunjukkan bahwa urusan keimigrasian di Seruyan berkaitan erat dengan banyak aspek, mulai dari perlindungan tenaga kerja, keamanan wilayah, hingga pengembangan potensi wisata yang melibatkan warga negara asing.
Publik kini menaruh harapan besar pada hasil nyata dari sinergi ini. Langkah awal telah diambil, dan kini saatnya masyarakat melihat bagaimana kolaborasi antara Pemkab Seruyan dan Imigrasi Sampit ini mampu memberikan proteksi sekaligus kemudahan bagi warga dalam mendapatkan pelayanan publik yang prima dan berkelas.(*)
Tim Newsline








