Gubernur Agustiar Sabran: Pers Adalah “Nafas” Pembangunan, Bukan Sekadar Pelengkap Seremonial

Sunday, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penegasan itu disampaikan Gubernur Agustiar Sabran dalam pertemuan strategis bersama insan pers di Istana Isen Mulang pada Jumat (17/4),

Penegasan itu disampaikan Gubernur Agustiar Sabran dalam pertemuan strategis bersama insan pers di Istana Isen Mulang pada Jumat (17/4),

PALANGKA RAYA, newsline.id – Di tengah arus disrupsi informasi yang kian liar, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, membuat gebrakan yang menggetarkan panggung birokrasi. Dalam pertemuan strategis bersama insan pers di Istana Isen Mulang pada Jumat (17/4), Agustiar secara terbuka menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukanlah sebuah pilihan, melainkan kewajiban mutlak. Ia memerintahkan seluruh jajaran birokrasi di bawah kepemimpinannya untuk tidak lagi alergi terhadap kritik dan menjadikan pers sebagai mitra strategis dalam mengawal setiap jengkal pembangunan di “Bumi Tambun Bungai”.

Langkah ini bukan sekadar basa-basi politik. Agustiar menekankan bahwa tanpa sinergi yang kuat dengan media, kebijakan pemerintah sehebat apa pun akan kehilangan ruhnya karena tidak sampai ke telinga rakyat. Gubernur yang juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini menginginkan pers hadir sebagai mata dan telinga pemerintah, memberikan masukan yang konstruktif, tajam, namun tetap objektif demi kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah secara luas.

Menurutnya, Pers sebagai “Check and Balance” yang edukatif, secara argumentatif, Agustiar memandang bahwa era “pemerintahan tertutup” sudah kiamat. Ia mendorong para jurnalis untuk tidak ragu menjalankan fungsi check and balance. Baginya, kritik dari pers adalah suplemen bagi pemerintah untuk terus berbenah. “Pers adalah jembatan nurani antara pemerintah dan rakyat. Jika jembatan ini kokoh dan transparan, maka akselerasi pembangunan Kalteng akan melesat lebih cepat,” ujar Agustiar dengan nada persuasif yang memotivasi para pekerja media.

Inovasi pemikiran ini menunjukkan bahwa Agustiar ingin menciptakan ekosistem pemerintahan yang sehat. Ia meminta setiap Kepala Perangkat Daerah (PD) untuk proaktif dalam membagikan data dan informasi kepada publik melalui kanal-kanal media yang kredibel. Hal ini merupakan bentuk edukasi publik agar masyarakat tidak terjebak dalam pusaran hoaks yang seringkali menghambat stabilitas daerah.

IMG 20260419 164035
Gubernur Agustiar didampingi Pj. Sekda Linae Aden saat pertemuan dengan insan pers Kalteng di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4), Foto :  Istimewa 

Gubernur juga menyoroti pentingnya pers dalam membangun narasi positif tentang potensi daerah. Kalimantan Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang luar biasa, namun seringkali kurang “terdengar” di level nasional maupun internasional. Melalui sinergi ini, ia berharap pers dapat menjadi motor penggerak yang mempromosikan wajah Kalteng yang inklusif, maju, dan bermartabat, sehingga mampu menarik investasi dan perhatian dunia.

Pesan ini menjadi cambuk sekaligus motivasi bagi insan pers di Kalteng untuk terus meningkatkan profesionalisme. Agustiar meyakini bahwa wartawan yang cerdas dan berintegritas akan menghasilkan karya jurnalistik yang mampu mengedukasi masyarakat, sekaligus menjadi alat kontrol sosial yang efektif. Ini adalah bentuk pemberdayaan sumber daya manusia di bidang literasi informasi yang sangat krusial di masa depan.

Di sisi lain, instruksi ini merupakan sinyal merah bagi para pejabat yang masih hobi “bersembunyi” dari kejaran wartawan. Agustiar menegaskan bahwa transparansi adalah kunci kepercayaan publik (public trust). Dengan terbukanya akses informasi, potensi penyalahgunaan wewenang dapat diminimalisir. Ini adalah sebuah gerakan moral yang diinisiasi dari puncak pimpinan daerah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani.

Baca JUga  "WFH Bukan Libur Nasional" ASN Kalteng Resmi Kerja dari Rumah, Salah Gunakan Ijin, Sanksi Tegas Menanti

Rakyat Bumi Tambun Bungai kini menanti implementasi nyata dari instruksi Gubernur ini. Harapannya, tidak ada lagi sekat antara birokrasi dan media. Jika sinergi ini berjalan mulus, Kalteng akan menjadi pionir daerah yang menempatkan keterbukaan informasi sebagai pilar utama pembangunan. Ini bukan hanya tentang berita, melainkan tentang membangun kepercayaan dan peradaban yang lebih maju di tanah Dayak.

Secara historis, hubungan antara pemerintah dan media di Kalteng seringkali mengalami pasang surut. Namun, di bawah kepemimpinan Agustiar Sabran, terlihat adanya pergeseran paradigma menuju kolaborasi yang lebih humanis. Data menunjukkan bahwa daerah dengan tingkat literasi informasi dan keterbukaan publik yang tinggi cenderung memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil karena minimnya konflik horizontal akibat disinformasi.

Ini memberikan konteks bahwa apa yang disampaikan Gubernur di Istana Isen Mulang merupakan bagian dari peta jalan besar menuju “Kalteng BERKAH”. Dengan merangkul pers, pemerintah sebenarnya tengah merangkul rakyat. Sebab, di setiap tulisan jurnalis, terdapat aspirasi warga yang harus didengar dan diperjuangkan. Kini, bola panas transparansi ada di tangan instansi terkait untuk segera merealisasikan visi besar sang Gubernur.(*)
Tim Newsline

Berita Terkait

Darurat Hoaks & Ancaman Konten Negatif, Gubernur Agustiar Sabran “Jadi Tameng” Lindungi Anak Kalteng
“Tanah Dayak Bukan Sekadar Peta, Tapi Marwah!” Seruan Menggelegar Agustiar Sabran di Jantung Balikpapan
Melawan Arus Modernisasi, Filosofi Huma Betang “Meledak” Jadi Mesin Uang Baru di Kalteng
Kalteng Menggeliat Kartu Huma Betang Tahap II Cair, Puluhan Ribu Warga ‘Mengepung’ Sistem Verifikasi
Nasib Tambang Rakyat Terkatung-katung, Gubernur Agustiar Sindir Bupati dan Walikota
Kalteng-Jatim Bersatu, Gubernur Agustiar Sabran Dobrak Sekat Perdagangan, Bawa Produk Lokal Naik Kelas di Pasar Nasional
Anggaran Boleh Hemat, Tapi Rakyat Tetap Prioritas, Sinyal Tegas dari Jantung Kalimantan Tengah
Langkah Berani Gubernur Kalteng, Bentuk Tim Terpadu Hingga Siapkan ‘Reward’ Demi Distribusi BBM yang Adil
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 21:31 WITA

Darurat Hoaks & Ancaman Konten Negatif, Gubernur Agustiar Sabran “Jadi Tameng” Lindungi Anak Kalteng

Thursday, 7 May 2026 - 12:12 WITA

“Tanah Dayak Bukan Sekadar Peta, Tapi Marwah!” Seruan Menggelegar Agustiar Sabran di Jantung Balikpapan

Thursday, 7 May 2026 - 06:40 WITA

Melawan Arus Modernisasi, Filosofi Huma Betang “Meledak” Jadi Mesin Uang Baru di Kalteng

Thursday, 7 May 2026 - 04:40 WITA

Kalteng Menggeliat Kartu Huma Betang Tahap II Cair, Puluhan Ribu Warga ‘Mengepung’ Sistem Verifikasi

Monday, 27 April 2026 - 12:30 WITA

Nasib Tambang Rakyat Terkatung-katung, Gubernur Agustiar Sindir Bupati dan Walikota

Berita Terbaru