Krisis SDM Transportasi Mengancam Daerah, Bupati Seruyan “Geruduk” Jakarta, Tuntut Reformasi Birokrasi Berjiwa Entrepreneur

Tuesday, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA, newsline.id – Di tengah ancaman lumpuhnya layanan transportasi publik akibat keterbatasan anggaran dan minimnya tenaga ahli, Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, SE, M.Si, mengambil langkah ofensif. Ia menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertajuk “Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Transportasi” di Jakarta, Selasa (7/4/2026). Pertemuan ini menjadi krusial karena menyangkut nasib mobilitas warga dan penguatan kinerja Pemerintah Daerah pada tahun 2026 yang diprediksi akan menghadapi tantangan ekonomi lebih berat.

Bupati Seruyan hadir untuk memastikan bahwa daerah tidak dibiarkan “berdarah-darah” sendiri dalam mengelola angkutan umum. Rakornas ini digelar sebagai respons atas banyaknya keluhan pemerintah daerah terkait kemampuan fiskal yang kian tercekik, sehingga belum memadai untuk memberikan dukungan penuh terhadap layanan transportasi massal bagi masyarakat.

lv 0 20260407173056

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum yang berlangsung panas tersebut, terungkap fakta pahit bahwa sektor transportasi seringkali dianggap sebagai beban sosial yang memicu pemborosan APBD. Menanggapi hal ini, Ahmad Selanorwanda menekankan pentingnya perubahan paradigma besar-besaran. Ia mendorong agar aparatur di sektor transportasi tidak hanya bekerja secara administratif sebagai birokrat semata, tetapi wajib memiliki jiwa entrepreneurship.

Baca JUga  Gubernur Jabar Apresiasi Jaksa Agung Gagas Program Jaksa Mandiri Pangan

“Kita harus mampu mengelola layanan angkutan umum bukan sebagai beban sosial yang memboroskan anggaran, melainkan sebagai kewajiban pelayanan publik yang mampu memberikan nilai tambah. Pendekatan kita harus adaptif dan berkelanjutan sesuai karakteristik daerah,” tegasnya. Menurutnya, tantangan transportasi setiap tahunnya sangat dinamis, sehingga jika SDM di daerah hanya bekerja secara konvensional, maka kemacetan dan ketidakteraturan angkutan umum akan menjadi bom waktu di masa depan.

Sorotan tajam juga diarahkan pada draf kebijakan nasional terkait arah perencanaan kebutuhan ASN tahun 2025-2029. Meski pemerintah pusat memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan, Bupati Seruyan mengingatkan bahwa sektor transportasi, energi, dan infrastruktur adalah tulang punggung investasi dan pembangunan SDM secara menyeluruh. Tanpa akses transportasi yang mumpuni, layanan kesehatan dan pendidikan akan sulit dijangkau oleh masyarakat di pelosok.

Harmonisasi kebijakan ini sangat menentukan kualitas pelayanan publik di tahun-tahun mendatang. Pemkab Seruyan mendesak agar alokasi SDM transportasi yang profesional dan optimal tidak dipandang sebelah mata. Keberhasilan pembangunan di tahun 2026 sangat bergantung pada bagaimana pemerintah mampu menyelaraskan kebijakan pusat dengan realitas kebutuhan tenaga ahli di lapangan.

Baca JUga  Wabup Seruyan Kawal Nasib Ribuan Calon Jamaah Haji Kalteng di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

lv 0 20260407172916

Sejauh ini, forum koordinasi tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bersama (social learning) bagi para kepala daerah untuk mencari solusi berkelanjutan di tengah keterbatasan fiskal. Penguatan kinerja pemerintah daerah tahun 2026 tidak akan tercapai jika masalah klasik seperti kekurangan tenaga pengawas transportasi dan teknisi ahli belum terselesaikan.

Langkah Bupati Seruyan ke Jakarta ini menjadi bukti komitmen daerah dalam memperjuangkan hak masyarakat akan transportasi yang layak. Publik kini menanti, apakah harmonisasi kebijakan ini akan melahirkan gelombang baru ASN transportasi yang kompeten atau hanya akan berakhir di atas tumpukan dokumen draf semata. Satu yang pasti, Seruyan menolak diam dalam keterbatasan.(*)

Tim Newsline 

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru