Bupati Seruyan Tantang Diskoperindag Keluar dari Zona Nyaman demi Ekonomi Rakyat

Tuesday, 26 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar rapat evaluasi kinerja dan program Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Seruyan secara lesehan bersama Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., Selasa, (26/5).

Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar rapat evaluasi kinerja dan program Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Seruyan secara lesehan bersama Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., Selasa, (26/5).

KUALA PEMBUANG – Sebuah pemandangan tidak biasa terjadi di pusat pemerintahan Kabupaten Seruyan pada Selasa (26/5/2026). Di bawah kepemimpinan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., seluruh jajaran Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) ditantang untuk menanggalkan formalitas meja birokrasi. Melalui rapat evaluasi kinerja yang digelar secara lesehan, Bupati mengumpulkan para pejabat daerah untuk melakukan perombakan strategi besar-besaran. Langkah ini diambil guna memastikan program kerja pemerintah tidak lagi sekadar menjadi laporan di atas kertas, melainkan langsung menyentuh dan menghidupkan dapur ekonomi masyarakat bawah.

Suasana lesehan yang santai namun sarat akan ketegangan visi ini menjadi momentum pembinaan total terhadap tugas pokok dan fungsi Diskoperindag. Gaya komunikasi yang hangat layaknya bapak dan anak dimanfaatkan Bupati Ahmad Selanorwanda untuk membongkar sumbatan birokrasi, sekaligus merekatkan silaturahmi. Langkah inovatif ini sengaja diambil untuk memicu perdebatan sehat dan membakar semangat korps Diskoperindag agar bergerak lebih responsif, tanggap, dan profesional di tengah ketatnya persaingan ekonomi global.

Bupati Ahmad Selanorwanda dengan tegas mengingatkan bahwa Diskoperindag adalah ujung tombak yang memegang peran krusial dalam menyukseskan visi dan misi kepala daerah. Sektor koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Industri Kecil Menengah (IKM), perdagangan, hingga pengendalian inflasi daerah berada penuh di pundak dinas ini. Bupati menuntut adanya lompatan paradigma baru: program yang dirancang harus terukur, rinci, dan memiliki dampak nyata, bukan sekadar menghabiskan anggaran tahunan.

“Program yang disusun dengan baik dan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat akan memudahkan pimpinan dalam pengalokasian anggaran. Kita tidak butuh program formalitas, kita butuh program yang menggerakkan ekonomi rakyat!” tegas Bupati Ahmad Selanorwanda secara persuasif di hadapan jajarannya.

Evaluasi ini juga menjadi ajang pembuktian nyata. Di tengah-tengah rapat, dipamerkan hasil pelatihan kerajinan rotan dan kulit karya para perajin binaan Diskoperindag Seruyan. Produk-produk lokal berkualitas tinggi ini diserahkan langsung sebagai bukti bahwa industri kreatif Seruyan memiliki potensi raksasa. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan UMKM agar lebih tangguh, pengembangan koperasi yang adaptif, hingga penciptaan desa wisata berbasis budaya harus segera diakselerasi demi menjaga sirkulasi ekonomi lokal dari hulu ke hilir.

Keberanian Bupati untuk berdialog tanpa sekat dimanfaatkan secara maksimal oleh internal dinas. Seluruh kepala bidang hingga kepala subbagian (Kasubbag) diberikan panggung untuk memaparkan program kerja mereka secara blak-blakan. Tidak ada yang ditutupi; berbagai kendala lapangan, keterbatasan fasilitas, hingga usulan program masa depan dibedah secara kritis untuk menemukan solusi instan demi mendongkrak daya saing daerah.

Baca JUga  Bupati Seruyan dan Ribuan Warga Bersatu di Hari Bhayangkara Ke-80: Ketika Polri dan Rakyat Berlari Bersama

Pendekatan humanis namun tajam yang diterapkan Bupati ini terbukti memicu efek kejut positif dan memotivasi seluruh aparatur sipil negara yang hadir. Diskoperindag Seruyan mengaku tertantang dengan kritik membangun yang diberikan, menjadikannya cambuk untuk segera berbenah dari sistem kerja konvensional menuju pelayanan publik yang modern dan adaptif.

“Terima kasih Bapak Bupati atas arahan dan penekanan kinerja kepada jajaran kami. Dengan jiwa dan semangat seorang pemimpin seperti orang tua kepada anaknya, hal tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik, peka, cepat, dan penuh semangat dalam menjalankan tugas ke depan,” ungkap perwakilan jajaran Diskoperindag Seruyan dengan penuh optimisme.

Kabupaten Seruyan saat ini memang sedang gencar menyelaraskan pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal. Selain berfokus pada penguatan IKM dan UMKM, daerah ini juga tengah menjajaki pengelolaan hutan adat secara berkelanjutan guna menyokong bahan baku industri kreatif. Transformasi pola kerja birokrasi yang diinisiasi lewat rapat lesehan ini diharapkan mampu menjadi pemantik utama bagi Kabupaten Seruyan untuk keluar sebagai pemenang dalam peta persaingan ekonomi regional maupun global.(*)

Tim Newsline 

Berita Terkait

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka
Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan
Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan
Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah
Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut
Sungai Mengasin Sumur Mati: Seruyan Berlomba dengan Kemarau Sebelum Semuanya Terlambat
Ketika Uang Nelayan Berhenti di Amplop: Cerita di Balik Rp86,7 Juta yang Disita Kejari Seruyan
Api, Asap, dan Janji: Ketika Bupati Seruyan Turun ke Titik Api
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 19:41 WITA

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka

Thursday, 17 September 2026 - 02:28 WITA

Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan

Tuesday, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan

Friday, 4 September 2026 - 22:35 WITA

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 September 2026 - 15:14 WITA

Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 Sep 2026 - 22:35 WITA