Gebrakan Baru di Bumi Gawi Hatantiring, Bupati Seruyan Lantik “Pasukan Inti” Penjaga Rakyat dan Pembasmi Korupsi

Tuesday, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik Pejabat Struktural Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Sekretaris Inspektorat Daerah dan Inspektur Pembantu Khusus di Inspektorat Daerah di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa, (28/4). foto Istimewa

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik Pejabat Struktural Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Sekretaris Inspektorat Daerah dan Inspektur Pembantu Khusus di Inspektorat Daerah di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa, (28/4). foto Istimewa

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Di tengah tuntutan publik akan pelayanan yang lebih cepat dan transparan, Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., mengambil langkah berani dengan merombak struktur krusial di tubuh pemerintahannya. Pada momentum bersejarah yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa (28/4/2026), tiga sosok kunci resmi dilantik untuk menempati posisi strategis yang bersentuhan langsung dengan keselamatan nyawa dan integritas keuangan daerah.

Nomo Koeswoyo, S.STP, CGCAE, kini resmi memegang komando sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Sementara itu, benteng pengawasan internal diperkuat dengan kehadiran Siti Nurrajahwati, ST sebagai Sekretaris Inspektorat dan Darmadi, SE yang menduduki posisi krusial sebagai Inspektur Pembantu Khusus pada Inspektorat Daerah. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni tukar kursi, melainkan sinyal kuat bahwa Pemkab Seruyan sedang melakukan “bersih-bersih” dan penguatan fungsi perlindungan masyarakat.

lv 0 20260428143044
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda baca sambutan saat melantik Pejabat Struktural Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Sekretaris Inspektorat Daerah dan Inspektur Pembantu Khusus di Inspektorat Daerah di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa, (28/4). foto Istimewa

Langkah Ahmad Selanorwanda ini dinilai sangat provokatif dalam arti positif. Ia secara terbuka menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus berada di atas segalanya—bahkan di atas kepentingan kelompok atau golongan yang seringkali menjadi benalu dalam birokrasi. Kehadiran Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Kapolres Seruyan, hingga perwakilan TNI AL menjadi saksi bisu atas sumpah setia yang diucapkan para pejabat baru tersebut untuk tidak mengkhianati amanah rakyat.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menegaskan bahwa dinamika organisasi ini adalah upaya penyegaran untuk memutus rantai birokrasi yang lambat. “Pelantikan ini tidak semata-mata dimaknai sebagai penempatan figur pada jabatan tertentu, tetapi lebih pada kepentingan organisasi untuk memperkuat kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Ahmad Selanorwanda dengan nada bicara yang penuh penekanan.

Baca JUga  Bupati Seruyan Bongkar "Zona Nyaman" Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut

Satu hal yang menarik perhatian publik adalah penempatan Inspektur Pembantu Khusus. Posisi ini adalah “mata dan telinga” Bupati dalam mengawasi potensi penyimpangan. Dengan narasi yang persuasif, Bupati mengingatkan bahwa integritas adalah harga mati. Para pejabat yang baru dilantik dituntut untuk segera beradaptasi, bukan malah menikmati fasilitas jabatan, melainkan menghasilkan outcome nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Seruyan di desa-desa terpencil sekalipun.

Secara edukatif, Bupati juga memberikan “kuliah singkat” mengenai nilai dasar ASN BerAKHLAK. Ia menuntut para bawahannya untuk tidak hanya hafal istilah Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, tapi benar-benar mendarah dagingkan nilai tersebut. Semangat “Bangga Melayani Bangsa” bukan lagi slogan di dinding kantor, melainkan harus tercermin dalam setiap tetes keringat saat petugas Damkar menyelamatkan rumah warga atau saat auditor Inspektorat menjaga uang rakyat.

Inovasi dalam birokrasi memang sering kali menemui hambatan, namun dengan pelantikan ini, Ahmad Selanorwanda ingin membuktikan bahwa Seruyan bisa menjadi pelopor pelayanan publik yang profesional. Ia menantang para pejabat baru untuk melahirkan terobosan yang mempermudah urusan rakyat, bukan memperumitnya. Hal ini merupakan bentuk motivasi bagi seluruh ASN di Kabupaten Seruyan agar terus bergerak maju di tengah era digitalisasi yang menuntut transparansi total.

Kritik pedas sering kali menghampiri birokrasi yang dianggap kaku, namun dengan wajah-wajah baru di posisi strategis ini, ada harapan besar akan adanya perubahan gaya kepemimpinan di tingkat dinas. Fokus pada Dinas Pemadam Kebakaran misalnya, menunjukkan komitmen Pemda pada urusan kemanusiaan dan keselamatan yang sering kali dianggap sebelah mata padahal sangat vital saat bencana melanda.

Baca JUga  Api, Asap, dan Janji: Ketika Bupati Seruyan Turun ke Titik Api

Pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi kinerja berkala yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Seruyan. Konteks sejarah menunjukkan bahwa Kabupaten Seruyan terus berbenah sejak dimekarkan, dan penguatan lembaga pengawas seperti Inspektorat adalah kunci agar pembangunan tetap berjalan sesuai rel hukum yang berlaku. Jika bagian ini dipotong, inti berita bahwa Seruyan kini punya “darah segar” di pucuk pimpinan tetap berdiri kokoh.

lv 0 20260428143629
ACARA Pelantik Pejabat Struktural Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Sekretaris Inspektorat Daerah dan Inspektur Pembantu Khusus di Inspektorat Daerah di Aula Kantor Bupati Seruyan, Selasa, (28/4). foto Istimewa

Menutup prosesi pelantikan, doa dan harapan dipanjatkan agar para pejabat ini tidak goyah oleh godaan jabatan. Publik kini menanti, apakah Nomo Koeswoyo mampu membawa Damkar Seruyan lebih sigap. Apakah Siti Nurrajahwati dan Darmadi mampu menjaga marwah Inspektorat sebagai penjaga gawang keuangan daerah. Waktu yang akan menjawab, namun satu yang pasti: Bupati Seruyan telah meletakkan pondasi baja untuk masa depan daerah yang lebih bersih dan aman.

Selamat bertugas kepada para pejabat yang dilantik. Rakyat memantau, Tuhan menyaksikan. Semoga kekuatan dan petunjuk senantiasa menyertai langkah kalian dalam mengemban amanah di Bumi Gawi Hatantiring. Transformasi telah dimulai, dan tidak ada jalan untuk kembali selain menuju kemajuan.(*)

Tim Newsline 

Berita Terkait

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka
Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan
Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan
Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah
Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut
Sungai Mengasin Sumur Mati: Seruyan Berlomba dengan Kemarau Sebelum Semuanya Terlambat
Ketika Uang Nelayan Berhenti di Amplop: Cerita di Balik Rp86,7 Juta yang Disita Kejari Seruyan
Api, Asap, dan Janji: Ketika Bupati Seruyan Turun ke Titik Api
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 19:41 WITA

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka

Thursday, 17 September 2026 - 02:28 WITA

Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan

Tuesday, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan

Friday, 4 September 2026 - 22:35 WITA

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 September 2026 - 15:14 WITA

Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 Sep 2026 - 22:35 WITA