Menolak Jadi Beban, Rahasia Lansia Seruyan Tetap Mandiri dan Berdaya di Usia Senja

Tuesday, 19 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Kesehatan itu paket lengkap. Dia tidak hanya berkaitan dengan fisik yang bebas dari penyakit, tetapi juga mencakup aspek rohani, sosial, mental, dan spiritual," tegas Plh. Sekda Seruyan, dr. Bahrun Abbas.

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Ruang serbaguna Rumah Jabatan Wakil Bupati Seruyan mendadak riuh oleh tawa khas dan gurauan hangat ratusan lanjut usia (lansia). Hari Minggu (17/5/2026) pagi, mereka berkumpul bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan untuk membuktikan bahwa usia senja bukanlah alasan untuk berhenti berdaya.

Kehadiran Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan dalam peringatan Hari Lanjut Usia ke-30 yang diinisiasi oleh Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Seruyan ini, menjadi pemantik semangat baru. Event yang mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya” ini mendobrak stigma kuno bahwa lansia hanyalah kelompok rentan yang pasif.

Langkah kaki yang tak lagi tegap justru menghentak penuh energi saat sesi senam bersama dimulai. Keringat yang bercucuran di wajah-wajah keriput itu menjadi simbol perlawanan terhadap rasa malas. Tidak berhenti di situ, para lansia juga mengantre dengan tertib untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, menerima bingkisan, hingga meresapi ceramah agama yang menyejukkan sanubari.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesehatan itu paket lengkap. Dia tidak hanya berkaitan dengan fisik yang bebas dari penyakit, tetapi juga mencakup aspek rohani, sosial, mental, dan spiritual,” tegas Plh. Sekda Seruyan saat membacakan sambutan hangatnya.

Baca JUga  Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan 'Gas Pol' Bangun Ekonomi Daerah

Pernyataan tersebut seolah menjadi tamparan positif bagi publik. Di tengah era modern yang serba cepat, masyarakat sering kali lupa bahwa kesehatan mental dan spiritual para orang tua kita kerap terabaikan. Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan mengetuk kesadaran kolektif, menjaga lansia adalah investasi kemanusiaan, bukan beban sosial.

Dalam kesempatan yang penuh kehangatan tersebut, Plh. Sekda juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada BKMT Seruyan dan Dinas Kesehatan yang telah berkolaborasi secara inovatif. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Seruyan yang berhalangan hadir secara fisik karena tuntutan agenda kedinasan, namun tetap mengirimkan dukungan penuh bagi kesejahteraan para lansia.

Pemerintah daerah berharap kegiatan holistik seperti ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan yang usai saat panggung dibongkar. Ada desakan kuat agar program pemeriksaan dan pembinaan mental-spiritual ini ditransformasikan menjadi agenda rutin yang terstruktur di seluruh wilayah Seruyan.

Baca JUga  Lansia Bukan Beban,  Ketika PKK Seruyan Membuktikan Bahwa Tua Bisa Tetap Berdaya

Targetnya jelas dan provokatif, menciptakan ekosistem yang memaksa para lansia untuk tetap sehat, membakar semangat hidup mereka, dan menuntun mereka pada kemandirian hakiki dalam menjalani masa senja. Indonesia yang berdaya tidak akan pernah terwujud jika generasi pendahulunya dibiarkan menua dalam kesepian dan keterpurukan fisik.

Peringatan Hari Lanjut Usia ke-30 tahun 2026 ini menjadi potret krusial mengenai transisi demografi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Seruyan. Berdasarkan data pendukung, peningkatan jumlah populasi lansia menuntut kesiapan regulasi dan fasilitas publik yang ramah terhadap orang tua.

BKMT Kabupaten Seruyan secara konsisten mengambil peran ini sebagai mitra strategis pemerintah. Melalui pendekatan berbasis komunitas dan keagamaan, organisasi ini berhasil menyentuh sisi sosiologis lansia yang sering kali tidak terjangkau oleh kebijakan formal medis.

Acara yang ditutup dengan doa bersama ini menyisakan pesan mendalam bagi layar gawai netizen, menghormati dan memberdayakan lansia adalah cermin dari peradaban sebuah bangsa yang maju dan berbudaya.(*)

Tim Newsline

Berita Terkait

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka
Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan
Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan
Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah
Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut
Sungai Mengasin Sumur Mati: Seruyan Berlomba dengan Kemarau Sebelum Semuanya Terlambat
Ketika Uang Nelayan Berhenti di Amplop: Cerita di Balik Rp86,7 Juta yang Disita Kejari Seruyan
Api, Asap, dan Janji: Ketika Bupati Seruyan Turun ke Titik Api
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 19:41 WITA

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka

Thursday, 17 September 2026 - 02:28 WITA

Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan

Tuesday, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan

Friday, 4 September 2026 - 22:35 WITA

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 September 2026 - 15:14 WITA

Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 Sep 2026 - 22:35 WITA