KUALA PEMBUANG, newsline.id – Sebuah babak baru bagi wajah ekonomi Bumi Gawi Hatantiring resmi dimulai. Di bawah sorot lampu Gedung Serba Guna Kuala Pembuang, Senin (11/5/2026), Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi menyaksikan pelantikan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Seruyan masa bakti 2026-2031. Kehadiran orang nomor satu di Seruyan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan membawa pesan kua, “Zaman jalan sendiri-sendiri sudah berakhir.
Momen ini menjadi magnet perhatian publik karena di tengah tantangan ekonomi global yang tak menentu, Ahmad Selanorwanda melemparkan sinyal “provokatif” yang positif. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa menjadi aktor tunggal dalam memajukan daerah. Dibutuhkan tangan dingin para pengusaha yang tergabung dalam KADIN untuk mengubah potensi mentah Seruyan menjadi mesin ekonomi yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat kecil.

Kolaborasi atau Tertinggal: “Karpet Merah” untuk Dunia Usaha
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Selanorwanda tidak hanya memberikan ucapan selamat, tetapi juga meletakkan ekspektasi tinggi di pundak para pengurus baru. Dalam narasinya yang lugas, ia menekankan bahwa amanah ini adalah beban moral untuk profesionalisme. Ia menantang KADIN untuk tidak sekadar menjadi organisasi papan nama, melainkan menjadi wadah yang solid bagi pelaku usaha, terutama dalam memperkuat sektor UMKM yang menjadi tulang punggung rakyat.
“Pemerintah Kabupaten Seruyan tentu siap bersinergi dan membuka ruang kerja sama dengan KADIN dalam mendukung pembangunan daerah,” tegas Ahmad Selanorwanda dengan nada optimistis. Pernyataan ini bak angin segar bagi dunia investasi, menandakan bahwa birokrasi siap memangkas hambatan demi kemajuan bersama.

Ia menambahkan, kunci dari ledakan potensi daerah terletak pada satu kata: Kolaborasi. “Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha, saya yakin potensi daerah yang kita miliki dapat berkembang lebih maksimal,” ujarnya. Ini adalah pesan edukatif bagi semua pihak bahwa ego sektoral harus runtuh demi menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi putra-putri daerah.
Visi 2031: Bukan Sekadar Pelantikan, Tapi Komitmen Perubahan
Lebih dalam, Bupati mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan internal. Ia mewanti-wanti agar program kerja yang disusun jangan hanya indah di atas kertas, tetapi harus menyentuh akar rumput. Penguatan komunikasi antara pemerintah, KADIN, dan masyarakat menjadi harga mati agar tidak ada kebijakan yang “salah sasaran” atau tumpang tindih.

KADIN diharapkan mampu menangkap peluang investasi di sektor-sektor unggulan Seruyan, mulai dari perkebunan, kelautan, hingga pariwisata. Dengan kepengurusan yang baru, ada harapan besar bahwa investasi yang masuk akan lebih ramah pada kearifan lokal dan mampu menggerakkan ekonomi desa secara merata, bukan sekadar memperkaya segelintir pihak.

Kehadiran Tokoh Kunci dan Sinergi Lintas Sektor
Gempita acara ini semakin terasa dengan kehadiran jajaran pengurus KADIN Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda Seruyan, pimpinan instansi vertikal, serta petinggi BUMN dan BUMD. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan bahwa ada dukungan kolektif untuk menjadikan Seruyan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Tengah.
Bupati menutup arahannya dengan doa dan motivasi yang menggetarkan. Ia berharap KADIN Seruyan menjadi organisasi yang maju dan profesional. Kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat adalah indikator keberhasilan utama yang ia patok untuk kepengurusan masa bakti lima tahun ke depan ini.
Menilik Peran Strategis KADIN di Daerah
KADIN merupakan organisasi yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang ekonomi. Di Kabupaten Seruyan, tantangan geografis dan konektivitas seringkali menjadi hambatan bagi para pelaku usaha lokal untuk bersaing di kancah nasional.
Pelantikan pengurus periode 2026-2031 ini dianggap sebagai momentum krusial untuk memperbaiki ekosistem bisnis di Seruyan. Sejarah mencatat bahwa daerah yang memiliki hubungan harmonis antara pemerintah dan KADIN cenderung memiliki pertumbuhan PDRB yang lebih stabil dan angka pengangguran yang lebih rendah. Kini, bola panas kemajuan ekonomi ada di tangan pengurus KADIN yang baru dilantik. Apakah mereka mampu menjawab tantangan Bupati. Publik Seruyan kini menanti bukti, bukan sekadar janji.(*)
Tim Newsline









