Bukan Cuma Jago Kerja, ASN Seruyan Dipaksa “Tobat” Birokrasi Lewat Jalur Spiritual

Tuesday, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Ada yang tak biasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan pada Senin (6/4/2026). Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak terlihat di balik meja kerja mereka, melainkan memenuhi Masjid Baitul Khairat dan Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Emanuel. Didua tempat tersebut Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., memimpin langsung aksi “pembersihan jiwa” melalui agenda siraman rohani serentak. Langkah provokatif ini diambil untuk meruntuhkan tembok ego sektoral dan menciptakan aparatur negara yang tidak hanya gila kerja, tetapi memiliki “rem pakem” berupa landasan spiritual yang kuat.

Langkah ini menjadi sorotan tajam publik di tengah maraknya krisis integritas birokrasi secara nasional. Wabup Supian menegaskan bahwa kepintaran otak tanpa kemuliaan akhlak hanya akan melahirkan robot-robot birokrasi yang kering empati. Siraman rohani ini dirancang sebagai senjata pamungkas untuk mempererat silaturahmi yang mulai renggang antara pimpinan dan staf, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil perangkat daerah selalu didasari oleh nilai-nilai ketuhanan yang murni.

lv 0 20260406225013
Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. memberi siraman rohani bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan,  di Masjid Baitul Khairat, Senin (6/4/2026).

“Tujuan dari kegiatan siraman rohani ini salah satunya adalah untuk terus menjalin silaturahmi di antara kita semua, baik antara pimpinan, staf, maupun seluruh pegawai di masing-masing perangkat daerah,” tegas H. Supian dengan nada lugas. Ia meyakini bahwa suasana kerja yang kondusif mustahil tercipta jika antarpegawai masih saling sikut. Hubungan harmonis dan rasa persaudaraan yang kuat diklaim sebagai kunci utama agar pelayanan kepada masyarakat tidak sekadar menjadi rutinitas formalitas yang membosankan.

Lebih dalam lagi, H. Supian menyoroti bahwa siraman rohani adalah bagian dari skema besar pembinaan karakter ASN Seruyan. Melalui tausiah dan pesan keagamaan yang menyentuh hati, para abdi negara diingatkan kembali akan hakekat tugas mereka sebagai pelayan rakyat, bukan penguasa. Pesan moral ini menjadi sangat krusial agar ASN memiliki “imunitas” terhadap perilaku menyimpang, koruptif, maupun tindakan yang melanggar etika kedinasan di kehidupan sehari-hari.

“Kita terus diingatkan untuk menjadi pribadi yang berakhlak, beretika, dan memiliki perilaku yang baik. Jika setiap ASN memiliki akhlak yang baik, maka insyaAllah suasana kerja juga akan menjadi baik,” tambah Wabup. Pernyataan ini seolah menjadi “tamparan” halus bagi oknum-oknum yang selama ini mengabaikan etika dalam bekerja. Baginya, perilaku yang baik adalah cermin dari spiritualitas yang sehat, yang secara otomatis akan meningkatkan semangat pengabdian kepada daerah.

lv 0 20260406224916
Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. foto bersama kegiatan siraman rohani bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan  di Masjid Baitul khairat, Senin (6/4/2026).

Wabup juga memberikan instruksi keras kepada seluruh ASN agar memanfaatkan momentum ini dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar menggugurkan kewajiban hadir. Ia meminta setiap pegawai menghadirkan hati dan pikiran agar setiap nasihat penceramah benar-benar menjadi bekal semangat kerja. Transformasi mental ini diharapkan mampu mengubah wajah birokrasi Seruyan menjadi lebih religius, humanis, namun tetap agresif dalam mengejar target pembangunan yang telah ditetapkan.

Baca JUga  'Nakhoda Baru' Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap bulan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi identitas baru bagi Kabupaten Seruyan. Targetnya jelas, mewujudkan aparatur yang tangguh secara profesional namun tetap rendah hati secara spiritual. Publik kini menunggu, apakah siraman rohani ini mampu menghapus praktik birokrasi yang berbelit dan menggantinya dengan pelayanan yang tulus setulus doa yang mereka panjatkan di rumah ibadah.

Secara teknis, pembagian lokasi ibadah berdasarkan agama masing-masing menunjukkan komitmen kuat Pemkab Seruyan terhadap nilai-nilai toleransi dan keberagaman. ASN beragama Islam berkumpul di Masjid Baitul Khairat, sementara ASN beragama Kristen menjalani ibadah di GKE Emanuel. Model pembinaan mental yang inklusif ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam membangun soliditas tim lintas keyakinan di lingkungan pemerintahan.

Kabupaten Seruyan di bawah kepemimpinan Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda dan Wakil Bupati H. Supian saat ini memang gencar melakukan reformasi birokrasi yang menyentuh aspek fundamental manusia. Dengan landasan spiritual yang kokoh, Pemerintah Kabupaten Seruyan optimis dapat meminimalisir gesekan internal dan mempercepat pencapaian visi daerah yang maju dan mandiri. Pembinaan rutin ini pun dipastikan akan terus berlanjut sebagai bagian dari evaluasi kinerja non-fisik bagi seluruh pegawai.(*)

Tim Newsline

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru