Bupati Ahmad Selanorwanda ‘Provokasi’ Warga Bongkar Data Demi Kesejahteraan Nyata

Monday, 4 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda,

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, "Mari bersama kita dukung dan sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Mencatat ekonomi Seruyan adalah langkah nyata kita untuk mencatat kejayaan ekonomi Indonesia." (Foto : Istimewa)

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Sebuah gebrakan besar tengah disiapkan di Bumi Gawi Hatantiring. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, secara resmi menyerukan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Langkah ini bukan sekadar agenda rutin sepuluh tahunan, melainkan sebuah misi strategis nasional untuk memotret wajah asli perekonomian daerah yang akurat, mutakhir, dan komprehensif guna menentukan nasib pembangunan Seruyan di masa depan.

“Ini bukan sekadar mengumpulkan angka, ini adalah tentang masa depan perut rakyat kita,” tegas Ahmad Selanorwanda di Kuala Pembuang, (4/5). Ia menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat konstitusi yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Tanpa data yang jujur dari akar rumput, kebijakan yang diambil pemerintah berisiko menjadi “peluru kosong” yang tidak tepat sasaran.

Gaya kepemimpinan Selanorwanda yang lugas kali ini terkesan provokatif namun inspiratif. Ia mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari pedagang kecil di pasar tradisional hingga pengusaha besar di sektor perkebunan, untuk “berani jujur”. Menurutnya, ketidakjujuran dalam memberikan data hanya akan menjebak daerah dalam lingkaran kebijakan yang salah. Sensus ini menjadi sangat krusial sebagai fondasi utama perumusan kebijakan serta evaluasi program di berbagai sektor, baik di tingkat pusat maupun daerah.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Data Anda Begitu Berharga?

Dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Seruyan kepada BPS ini didasari oleh kesadaran bahwa data ekonomi yang valid adalah instrumen utama pembangunan. Selama ini, tantangan terbesar pembangunan adalah disparitas informasi. Dengan adanya Sensus Ekonomi 2026, potret unit usaha, penyerapan tenaga kerja, hingga kendala yang dihadapi dunia usaha akan terekam secara detail. Data inilah yang nantinya akan digunakan untuk memastikan bantuan pemerintah, suntikan modal, dan pembangunan infrastruktur tepat berada di tangan mereka yang membutuhkan.

Baca JUga  Persiapkan Masa Depan Siswa, Dinas Pendidikan Seruyan Gelar Bimtek TKA SD dan SMP yang Inspiratif

“Kita tidak ingin lagi ada program yang sia-sia karena datanya kadaluwarsa. Kita butuh data yang fresh, data yang benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat Seruyan saat ini. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha bukan lagi sekadar himbauan, tapi sebuah keharusan demi kemajuan kolektif kita,” tambah Bupati dengan nada persuasif yang mendalam.

Masyarakat perlu memahami bahwa data yang mereka berikan bersifat rahasia dan dilindungi undang-undang. Sensus ini bukan alat untuk menarik pajak secara semena-mena, melainkan alat untuk merancang masa depan. Jika seorang pelaku UMKM memberikan data yang akurat tentang omzet dan tantangannya, pemerintah bisa menyusun skema subsidi atau pelatihan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan mereka. Inilah esensi dari pembangunan yang berbasis data (evidence-based policy).

Mencatat Ekonomi, Mengukir Sejarah

Inovasi dalam pelaksanaan SE 2026 di Seruyan tidak hanya mengandalkan metode konvensional. Pemkab berkomitmen membantu BPS dalam melakukan sosialisasi masif hingga ke pelosok desa. Tujuannya satu: memastikan tidak ada satu pun pelaku ekonomi yang terlewat. Strategi ini diharapkan mampu menghasilkan data yang terpercaya sebagai bahan evaluasi atas berbagai program yang telah dilaksanakan pemerintah daerah selama ini.

Bupati Ahmad Selanorwanda juga menyoroti pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah. Ia memprovokasi para pengusaha besar di Seruyan agar lebih transparan. “Seruyan yang lebih maju dan sejahtera hanya bisa terwujud jika kita semua saling terbuka. Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai komitmen bersama untuk mencatat sejarah ekonomi kita sendiri,” cetusnya. Pesan ini menjadi suntikan motivasi bagi para aparatur desa dan kecamatan untuk mengawal jalannya sensus agar berjalan sukses tanpa hambatan berarti.

Baca JUga  Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang "Conflict of Interest"

Diharapkan, hasil dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi “kitab suci” pembangunan ekonomi Seruyan selama satu dekade ke depan. Keberhasilan agenda strategis nasional ini di tingkat daerah sangat bergantung pada kejujuran masyarakat saat menjawab pertanyaan petugas sensus. Dengan data yang valid, Seruyan tidak hanya sekadar bertahan dalam persaingan ekonomi, tetapi mampu melompat menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata.

Mengulang Sejarah untuk Perubahan

Sensus Ekonomi merupakan kegiatan rutin BPS yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam. Sejak pertama kali dilaksanakan, sensus ini telah memberikan kontribusi besar bagi perencanaan pembangunan di Indonesia. Di Seruyan, sejarah mencatat bahwa perubahan struktur ekonomi dari sektor primer ke sektor-sektor penunjang lainnya memerlukan pemantauan yang ketat agar tidak terjadi ketimpangan.

Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh sektor ekonomi kecuali sektor pertanian yang memiliki sensus tersendiri. Dengan cakupan yang luas ini, tantangan geografis Kabupaten Seruyan menjadi ujian tersendiri bagi para petugas. Namun, dengan dukungan penuh dari Bupati dan seluruh jajaran Forkopimda, optimisme tinggi menyelimuti persiapan agenda besar ini.

“Mari bersama kita dukung dan sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Mencatat ekonomi Seruyan adalah langkah nyata kita untuk mencatat kejayaan ekonomi Indonesia. Jangan biarkan data Anda hilang, karena satu jawaban Anda sangat menentukan arah masa depan kita semua,” tutup Ahmad Selanorwanda dengan penuh semangat.(*)

Tim Newsline 

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru