Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Wednesday, 13 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, saat memimpin apel pagi tes urine dadakan massal personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Selasa pagi (12/5/2026), (Foto Protokol Seruyan)

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, saat memimpin apel pagi tes urine dadakan massal personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Selasa pagi (12/5/2026), (Foto Protokol Seruyan)

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Label “Darurat Narkoba” yang selama ini membayangi Kabupaten Seruyan kini menemui lawan tangguhnya. Selasa pagi (12/5/2026), kejutan besar terjadi di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang saat Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, mengambil langkah ekstrem. Tanpa aba-aba, Bupati mencegat seluruh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam sebuah apel pagi yang berubah menjadi “sidang integritas” melalui tes urine dadakan massal.

Langkah provokatif ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pernyataan perang terbuka terhadap peredaran gelap narkotika yang merayap di jantung birokrasi. Bupati menegaskan bahwa pembersihan harus dimulai dari “rumah” sendiri sebelum menyapu bersih sampah-sampah narkoba di jalanan Seruyan.

lv 0 20260512232109
Sejumlah pejabat mendampingi Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, saat tes urine dadakan massal personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Selasa pagi (12/5/2026), (Foto Protokol Seruyan)

“Bagaimana mungkin kita bicara penegakan hukum jika di dalam baju seragam kalian masih ada jejak zat terlarang?” tegas Ahmad Selanorwanda di hadapan barisan personel yang tampak tegang. Beliau mengingatkan bahwa Satpol PP adalah wajah wibawa pemerintah daerah. Jika wajah itu bopeng karena narkoba, maka hancurlah kepercayaan rakyat.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Wanda menuntut profesionalisme mutlak. Tugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban umum bukan sekadar rutinitas, melainkan amanah yang menuntut mental baja dan integritas tanpa cela. Sikap humanis harus dikedepankan, namun ketegasan terhadap aturan tidak boleh ditawar, apalagi bagi mereka yang berkhianat pada sumpah jabatan.

Baca JUga  Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah
FB IMG 1778602096920
Petugas Kesehatan memeriksa urine personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Selasa pagi (12/5/2026), (Foto Protokol Seruyan)

Inovasi kepemimpinan Selanorwanda terlihat dari keberaniannya melakukan aksi detox birokrasi secara transparan. Beliau sadar, Seruyan sudah terlalu lama dicap merah dalam peta peredaran narkoba. Tes urine ini adalah pesan kuat bagi seluruh ASN di Seruyan: tidak ada tempat bersembunyi bagi pecandu maupun pemain barang haram.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita adalah cermin. Jangan sampai cermin itu buram, apalagi merusak citra pemerintah daerah. Jauhi narkoba atau kalian akan berhadapan dengan konsekuensi paling pahit,” lanjutnya dengan nada bicara yang menggetarkan lapangan tenis pagi itu.

Aksi nyata ini menjadi edukasi publik bahwa disiplin dimulai dari atas. Bupati ingin membuktikan bahwa komitmen memberantas narkoba bukan sekadar jargon politik atau baliho di pinggir jalan. Ini adalah gerakan penyelamatan generasi Seruyan yang dimulai dengan memastikan para pelindung rakyatnya bersih dan sehat secara mental.

Baca JUga  Bukan Cuma Jago Kerja, ASN Seruyan Dipaksa "Tobat" Birokrasi Lewat Jalur Spiritual

Pelaksanaan tes urine dilakukan secara ketat oleh tim medis. Personel tidak diberikan ruang untuk menghindar. Langkah preventif ini diharapkan mampu mengikis habis keraguan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak peraturan daerah yang selama ini rentan terhadap isu miring.

Bupati berharap, langkah “bersih-bersih” di tubuh Satpol PP ini akan menular ke seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan. Harapannya satu: predikat Seruyan Darurat Narkoba harus dikubur dalam-dalam dan diganti dengan citra Seruyan yang Berintegritas dan Bermartabat.

lv 0 20260512232132
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, Foto bersama setelah memimpin apel pagi tes urine dadakan massal personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Selasa pagi (12/5/2026), (Foto Protokol Seruyan)

Tantangan narkoba di wilayah pesisir seperti Seruyan memang cukup tinggi karena letak geografis yang strategis. Namun, dengan kepemimpinan yang berani pasang badan dan aksi nyata di lapangan, harapan untuk melihat ASN Seruyan yang “Zero Narkoba” bukan lagi sekadar mimpi di siang bolong.

Kegiatan apel dan tes urine dadakan tersebut berlangsung dengan tertib namun mencekam bagi mereka yang merasa “bermasalah”. Hingga berita ini diturunkan, seluruh jajaran Satpol PP Kabupaten Seruyan telah menyelesaikan rangkaian tes, menandai babak baru penegakan disiplin di Bumi Gawi Hatantiring.(*)
Tim Newsline

Berita Terkait

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka
Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan
Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan
Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah
Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut
Sungai Mengasin Sumur Mati: Seruyan Berlomba dengan Kemarau Sebelum Semuanya Terlambat
Ketika Uang Nelayan Berhenti di Amplop: Cerita di Balik Rp86,7 Juta yang Disita Kejari Seruyan
Api, Asap, dan Janji: Ketika Bupati Seruyan Turun ke Titik Api
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 19:41 WITA

Sawah yang Tak Pernah Tidur: Kisah Petani Seruyan Menyulap Musim Kering Jadi Ladang Semangka

Thursday, 17 September 2026 - 02:28 WITA

Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan

Tuesday, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan

Friday, 4 September 2026 - 22:35 WITA

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 September 2026 - 15:14 WITA

Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 Sep 2026 - 22:35 WITA