Kapolres Seruyan Sidak Tes Urine, Buktikan Integritas Bukan Jualan Kata-Kata

Monday, 4 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, memimpin langsung tes urine mendadak terhadap 15 personelnya, termasuk sang Kapolsek. di Mapolsek Seruyan Hilir, Senin (4/5).

Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, memimpin langsung tes urine mendadak terhadap 15 personelnya, termasuk sang Kapolsek. di Mapolsek Seruyan Hilir, Senin (4/5).

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Di tengah sorotan tajam publik terhadap kredibilitas aparat, sebuah langkah provokatif nan tegas diambil oleh pucuk pimpinan Polres Seruyan. Senin (4/5) pagi, atmosfer di Mapolsek Seruyan Hilir mendadak tegang saat Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, mendarat di lokasi bukan untuk sekadar seremoni, melainkan memimpin langsung tes urine mendadak terhadap 15 personelnya, termasuk sang Kapolsek.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah pesan keras: bahwa pedang hukum tidak hanya tajam keluar, tapi juga harus bersih di dalam. Tes yang dilakukan secara terbuka dan diawasi ketat tanpa celah intervensi ini menjadi bukti nyata penerapan pengawasan melekat (waskat) yang seringkali hanya menjadi jargon di atas kertas.

lv 0 20260504181656

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini langkah konkret. Tidak ada toleransi bagi personel yang terlibat narkoba. Integritas adalah harga mati,” tegas AKBP Beddy Suwendi dengan nada bicara yang berwibawa namun menggetarkan. Kalimat ini bukan sekadar pemanis berita, ini adalah ultimatum bagi siapa saja yang mencoba bermain api di balik seragam cokelat.

Secara manusiawi, tindakan ini menyentuh sisi fundamental profesi kepolisian. Bagaimana mungkin seorang aparat bisa menegakkan hukum di masyarakat jika di dalam darahnya sendiri masih mengalir zat terlarang, Tes urine ini adalah instrumen pengendalian diri, sebuah cermin bagi setiap anggota untuk bertanya pada nurani, “Masih pantaskah saya menjaga masyarakat?”

Baca JUga  Membawa Marwah 'Gawi Hatantiring', 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Mengapa aksi ini dianggap inovatif dan inspiratif. Di era transparansi digital, masyarakat tidak lagi butuh imbauan di baliho. Publik butuh bukti. Dengan melakukan tes urine secara mendadak dan terbuka, Polres Seruyan sedang membangun budaya kerja yang akuntabel. Ini adalah edukasi bagi institusi lain bahwa kepemimpinan yang efektif dimulai dari keberanian memeriksa diri sendiri.

lv 0 20260504181627

Beddy memahami betul bahwa penegakan disiplin tidak cukup hanya dengan ceramah di mimbar apel. Dibutuhkan tindakan terukur di lapangan untuk mendeteksi dini potensi pelanggaran yang bisa mencoreng marwah institusi. Metode “sidak” urine ini terbukti menjadi detoksifikasi mental yang efektif bagi para personel agar tidak terjerumus dalam lubang hitam narkotika.

Langkah agresif di Seruyan Hilir ini mencerminkan upaya serius dalam merebut kembali kepercayaan publik. Di tengah tuntutan tinggi terhadap transparansi, penguatan pengawasan internal adalah kunci utama. Personel diharapkan tidak hanya disiplin karena takut sanksi, tetapi disiplin karena memiliki kehormatan untuk dijaga.

Kegiatan ini memberikan efek kejut (shock therapy) yang positif. Ketika pimpinan turun tangan langsung mengawasi botol-botol sampel urine, di situlah wibawa hukum tegak berdiri. Tidak ada “anak emas”, tidak ada pengecualian. Semua setara di bawah aturan disiplin organisasi.

Baca JUga  Jerit Pilu Nelayan Sungai Bakau Seruyan, Dihimpit Solar Langka Hingga Serbuan Kapal Asing

Melalui pembersihan internal ini, Polres Seruyan ingin memastikan bahwa setiap tetes keringat anggota yang melayani masyarakat lahir dari tubuh dan jiwa yang sehat. Polisi yang bersih adalah syarat mutlak untuk menciptakan pelayanan yang profesional dan humanis. Jika internal sudah kokoh, maka gangguan eksternal seberat apa pun akan mudah diatasi

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi unit-unit kerja lain di seluruh Indonesia untuk berani melakukan hal serupa. Konsistensi adalah kunci, jangan sampai langkah hebat ini hanya menjadi kembang api yang terang sesaat lalu padam. Publik menunggu konsistensi, dan Seruyan telah memulai langkah pertamanya dengan sangat berani.

Pengawasan melekat (waskat) merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri yang mewajibkan setiap atasan bertanggung jawab atas perilaku bawahannya. Keterlibatan oknum dalam kasus narkotika seringkali berawal dari lemahnya pengawasan internal di tingkat paling dasar seperti Polsek. Dengan adanya aksi langsung dari Kapolres, celah-celah pelanggaran tersebut diharapkan tertutup rapat demi menjaga citra Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang bersih dari pengaruh zat adiktif.(*)

Tim Newsline

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru