Kisah “Modal Nekat” Zuli Eko Prasetyo, Dari Petani Sayur yang Terlilit Utang Kini Jadi Motor Utama PDIP Kalteng

Monday, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPD PDIP KALTENG, Zuli Eko Prasetyo yang sekarang untuk kedua kalinya menjabat Ketua DPRD Seruyan 2024-2029. Foto Dokumentasi Pribadi.

Sekretaris DPD PDIP KALTENG, Zuli Eko Prasetyo yang sekarang untuk kedua kalinya menjabat Ketua DPRD Seruyan 2024-2029. Foto Dokumentasi Pribadi.

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Nama Zuli Eko Prasetyo mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat politik Kalimantan Tengah. Dalam gelaran Konferensi Daerah (Konferda) VI PDI Perjuangan Kalteng di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Desember 2025 lalu, ia resmi dilantik sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah periode 2025–2030 mendampingi Yohanes sebagai Ketua. Namun, di balik kursi empuk pimpinan partai dan jabatan Ketua DPRD Seruyan yang ia genggam, tersimpan kisah cinta dan perjuangan hidup yang begitu heroik sekaligus mengharukan.

“Modal Nekat” dan Cinta di Kantong Kosong
Siapa sangka, pria yang kini menjadi tokoh kunci di Bumi Tambun Bungai ini memulai langkahnya di tanah Borneo dengan kondisi “nol besar”. Pada tahun 2007, Eko mengambil keputusan paling berisiko dalam hidupnya, meninggalkan kampung halaman di Magelang, Jawa Tengah, demi meminang sang kekasih di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan.

lv 0 20260427022406
Zuli Eko Prasetyo foto bersama Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto dan Anggota DPR RI Kalteng , Sigit K Yulianto di Jakarta. Foto Dokumentasi Pribadi 

Kala itu, Eko mengaku benar-benar dalam keadaan super sulit. Menikah dengan kantong kosong bukan sekadar kiasan baginya. Ia bahkan harus meminta bantuan sahabat karibnya di Yogyakarta yang baru saja lulus CPNS untuk meminjam dana ke bank dengan jaminan SK CPNS sang teman. “Dia teman akrab saya dan mau membantu saat itu,” kenangnya dengan nada getir namun penuh syukur.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanam Sayur Hingga Menembus Dunia Jurnalistik
Setelah resmi menjadi warga Seruyan, roda kehidupan tidak langsung berputar ke atas. Selama tiga tahun (2007-2010), Eko menyambung hidup sebagai petani sayur dan pembibit pohon sengon. Masa-masa kelam itu ia lalui dengan penuh ketabahan, meski harus sering berutang ke warung tetangga hanya untuk sekadar makan sehari-hari.

Baca JUga  Kunjungan Erdogan ke Indonesia: Perkuat Kerjasama Pertahanan dan Diplomasi

Titik balik perjuangannya dimulai pada 2010. Sadar harus mengubah nasib, Eko banting stir menjadi jurnalis di salah satu media lokal Kalteng. Lewat profesi inilah, insting politiknya terasah. Ia mulai membangun jaringan luas dan terlibat aktif dalam pemenangan pasangan Sudarsono-Yulhaidir pada Pilkada Seruyan 2013. Keberhasilan memenangkan kontestasi tersebut menjadi gerbang pembuka karier politiknya yang kian cemerlang.

Karier Emas, Dari Dapil I Menuju Puncak PDI Perjuangan
Kerja keras yang konsisten membawa Eko berhasil merebut kursi DPRD Seruyan pada Pileg 2019 dan langsung dipercaya menjabat Ketua DPRD. Dedikasinya terbukti nyata pada Pileg 2024 lalu, di mana ia kembali terpilih dengan raihan 2.468 suara pribadi di Dapil Seruyan 1. Kontribusi masifnya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Seruyan bahkan mampu mendongkrak total suara partai hingga mencapai angka fantastis, sekitar 18.000 suara.

lv 0 20260427022703
Zuli Eko Prasetyo saat mengikuti Rakernas DPP PDIP di Jakarta 2025 lalu. Foto Dokumentasi Pribadi.

Kepercayaan DPP PDI Perjuangan pun semakin memuncak di akhir tahun 2025. Wakil Bendahara DPP PDIP, Yuke Yurike, yang membacakan keputusan pengesahan pengurus baru, menegaskan bahwa penunjukan Eko sebagai Sekretaris DPD Kalteng adalah langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi dan menjaga kesinambungan program partai di tingkat daerah.

Baca JUga  Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan "Turun Gunung" Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar

Inspirasi dari Kuala Pembuang
Bagi Eko, jabatan bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan alat untuk membalas budi kepada masyarakat yang telah menerimanya saat ia bukan siapa-siapa. “Saya ingin jabatan saya ini sebagai media untuk membantu masyarakat Seruyan,” tegas pria yang dikenal dekat dengan akar rumput ini.

Kisah Zuli Eko Prasetyo adalah bukti nyata bahwa kemiskinan dan keterbatasan bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki tekad baja. Dari seorang perantau yang mengawali hidup dengan utang dan bibit sayur, kini ia berdiri tegak sebagai nahkoda salah satu partai terbesar di Kalimantan Tengah.

Data Singkat Biografi 
Nama: Zuli Eko Prasetyo, Jabatan Terbaru: Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah (2025–2030), Jabatan Publik: Ketua DPRD Seruyan (2019-2024, terpilih kembali 2024), Partai: PDI Perjuangan (Ketua DPC Seruyan). Orinsip Hidup: Tekad kuat, kerja keras, dan jaringan luas. Momen Viral: Menikah modal meminjam SK CPNS teman karena tidak memiliki biaya.

lv 0 20260427022554
Zuli Eko Prasetyo saat dilantik menjadi Sekretaris DPD PDIP Kalteng Desember 2925 lalu. Foto Dokumentasi Pribadi.

Pelantikan pengurus baru DPD PDIP Kalteng 2025-2030 yang terdiri dari Yohanes (Ketua), Zuli Eko Prasetyo (Sekretaris), dan Yustinus Tenung (Bendahara) diharapkan mampu membawa wajah baru bagi politik Kalteng yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat luas dalam lima tahun ke depan. Fokus utama kepengurusan ini adalah penguatan kaderisasi dan pelayanan publik yang lebih menyentuh rakyat kecil.(*)
Tim Newsline: Saifullah Hakim 

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru