Bukan Sekadar “Pajangan”, Bupati Seruyan Tantang Perempuan Bumi Gawi Hatantiring “Guncang” Dunia Lewat Kata

Thursday, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyerahkan plakat kepada narasumber Seminar Public Speaking With Confidence di Kuala Pembuang, Rabu (29/4).

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyerahkan plakat kepada narasumber Seminar Public Speaking With Confidence di Kuala Pembuang, Rabu (29/4).

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Tabir “diam itu emas” bagi perempuan di Kabupaten Seruyan resmi diruntuhkan. Rabu, 29 April 2026, Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang menjadi saksi bisu saat Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, secara provokatif memicu semangat ratusan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) untuk berhenti menjadi penonton di balik layar dan mulai berani “mengguncang” panggung publik melalui kemahiran berbicara.

Momentum peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 di Kabupaten Seruyan tidak lagi sekadar seremoni kebaya. Melalui Seminar Public Speaking With Confidence: Berani Berbicara, Menginspirasi, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa penguasaan komunikasi adalah senjata utama perempuan masa kini. Di hadapan unsur Forkopimda dan organisasi wanita, orang nomor satu di Bumi Gawi Hatantiring ini mendorong transformasi peran perempuan dari sekadar pendamping menjadi mitra strategis yang vokal dalam pembangunan daerah.

lv 0 20260429223309
Bupati Seruyan Ahmed Selanorwende menyampaiken sambutan pada kegiatan Silaturahmi dan Seminer Public Speaking Dharma Wanita Persatuan Seruyan Rabu, 29 April 2026, di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang.

“Keberhasilan suami sangat tergantung pada ketenangan dan dukungan yang ibu-ibu berikan, tapi itu saja tidak cukup di era digital ini,” ujar Selanorwanda dengan nada persuasif. Ia menekankan bahwa literasi berbicara bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendasar. Seminar ini dihadirkan bukan tanpa alasan; banyak potensi perempuan di daerah yang terpendam hanya karena tembok bernama “rasa tidak percaya diri” saat berdiri di depan banyak orang.

Bupati secara kritis menyoroti bahwa perempuan DWP adalah wajah dari abdi negara. Bagaimana mungkin sebuah daerah maju jika para pendamping kebijakan publiknya masih ragu untuk menyuarakan inovasi. Ia menantang para peserta untuk memanfaatkan teknologi dan ekonomi kreatif sebagai panggung baru. Baginya, Kartini modern adalah mereka yang mampu mengolaborasi kecerdasan emosional dengan ketangkasan berargumen untuk kemajuan keluarga dan masyarakat.

Suasana seminar yang dihadiri praktisi komunikasi ini menjadi sangat dinamis ketika Bupati meminta DWP menjadi wadah pembinaan keluarga yang tidak hanya harmonis secara tradisional, tetapi juga berkualitas secara intelektual. “Jangan takut salah. Menjadi Kartini masa kini adalah tentang menjaga diri, berani tampil, namun tetap rendah hati. Teruslah melangkah dan menginspirasi,” tegasnya, memotivasi peserta yang tampak antusias mengikuti setiap sesi teknis berbicara efektif.

Langkah ini dianggap sebagai inovasi edukatif bagi birokrasi di Seruyan. Selama ini, peran organisasi perempuan sering dianggap hanya sebagai pelengkap acara seremonial. Namun, melalui instruksi langsung Bupati untuk meningkatkan penguasaan teknologi dan kemampuan bicara, ada pergeseran paradigma, perempuan Seruyan sedang dipersiapkan menjadi komunikator ulung yang mampu mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional maupun internasional.

Keterlibatan aktif perempuan di berbagai sektor di Seruyan juga mendapat apresiasi tinggi. Namun, apresiasi tersebut dibarengi dengan “cambukan” semangat agar mereka tidak cepat puas. Ahmad Selanorwanda mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut perempuan yang cerdas membaca peluang. Kemampuan public speaking dianggap sebagai kunci pembuka pintu-pintu kesempatan di sektor ekonomi kreatif yang sedang digalakkan pemerintah daerah.

Baca JUga  Oknum BPD Persil Raya Terjerat "Gurita" Sabu, saat Amanah Rakyat Dikhianati Demi Paket Haram

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panjang peringatan Hari Kartini di Kabupaten Seruyan yang fokus pada pemberdayaan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Sebelumnya, berbagai kegiatan bertema serupa juga digelar untuk memastikan bahwa semangat emansipasi tidak berhenti pada peringatan tanggal 21 April saja, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan.

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Seruyan sendiri terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah. Dengan anggota yang tersebar di berbagai unit perangkat daerah, penguatan kompetensi komunikasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Seruyan.

Hingga kini, semangat seminar masih terasa di kalangan peserta. Banyak dari mereka mulai menyadari bahwa suara mereka memiliki kekuatan untuk mengubah kebijakan, minimal dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga dan organisasi. Kini, bola panas perubahan ada di tangan para perempuan Seruyan: tetap diam di zona nyaman atau berani tampil menginspirasi dunia.(*)

Tim Newsline

Berita Terkait

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Bupati Ahmad Selanorwanda Tantang KADIN Seruyan ‘Gas Pol’ Bangun Ekonomi Daerah
Tamparan Keras untuk Birokrasi, Bupati Seruyan “Turun Gunung” Usai Warga Teriak Pasar Saik Terlantar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 15 May 2026 - 03:02 WITA

Gurita Jabatan di Bumi Gawi Hatantiring, APBD Seruyan dalam Bayang-Bayang “Conflict of Interest”

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Thursday, 14 May 2026 - 14:40 WITA

‘Nakhoda Baru’ Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

Thursday, 14 May 2026 - 00:12 WITA

Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa

Wednesday, 13 May 2026 - 00:41 WITA

Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!

Berita Terbaru