Kuala Pembuang, newsline.id — Sebuah momentum bersejarah baru saja tercipta dari beranda Kalimantan Tengah. Ribuan pasang mata warga Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, menjadi saksi lahirnya era baru kemandirian ekonomi. Pada Sabtu (16/5/2026), Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, menghadiri secara virtual Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Wilayah KODIM 1015/Sampit Tahun Anggaran 2026, yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Langkah masif ini bukan sekadar seremoni di atas kertas. Ini adalah jawaban konkret atas jeritan modal usaha yang selama ini mencekik para petani dan pelaku UMKM di pelosok desa. Riuh antusiasme warga, anggota DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forkopimda, hingga jajaran perangkat daerah yang hadir langsung di lokasi, mempertegas bahwa gerakan ini adalah sebuah perlawanan kolektif terhadap kemiskinan struktural.
“Koperasi harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Melalui Koperasi Merah Putih ini, kita berharap masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap permodalan, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Ahmad Selanorwanda dengan nada optimistis yang membakar semangat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengguncang Sistem, Memutus Rantai Ketimpangan
Sudah terlalu lama ekonomi desa dinilai sebelah mata dan hanya dijadikan objek pasar. Melalui Koperasi Merah Putih, paradigma usang tersebut kini dipaksa runtuh. Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan bahwa kehadiran koperasi ini dirancang secara inovatif untuk menjadi wadah usaha yang mandiri, sekaligus menjadi benteng pertahanan ekonomi kerakyatan melalui prinsip gotong royong yang nyata, bukan sekadar jargon.
Mengapa ini penting dan krusial? Bupati Ahmad Selanorwanda secara kritis membedah fakta bahwa fondasi negara yang kuat tidak akan pernah tercapai jika ekonomi desanya rapuh. Koperasi ditunjuk sebagai instrumen paling strategis untuk menciptakan peluang usaha baru serta memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi yang jauh lebih produktif.
“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi menjadi salah satu sarana penting untuk membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya menambahkan.

Sinergi Nyata, Bukan Janji Belaka
Edukasi finansial dan penguatan kelembagaan menjadi pilar utama dalam pergerakan ini. Bupati secara provokatif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak lagi menjadi penonton di tanah sendiri. Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pembangunan ekonomi yang dimulai dari desa ini benar-benar bertumpu pada pemberdayaan potensi lokal, bukan ketergantungan pada pihak luar.
Diharapkan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini segera memberikan dampak instan yang nyata. Lembaga ini diproyeksikan menjadi solusi sehat bagi pengembangan usaha kecil dan penguatan sendi-sendi ekonomi lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah tantangan zaman yang kian kompetitif.
Secara jangka panjang, peresmian operasional KDKMP di bawah Wilayah KODIM 1015/Sampit ini adalah simbol sinergi mutakhir antara pemerintah, TNI, dan rakyat. Sebuah kolaborasi strategis yang diharapkan mampu mengikis ketimpangan, mempercepat pemerataan pembangunan, dan mengantarkan seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan menuju kesejahteraan yang menyeluruh dan hakiki.(*)
Tim Newsline









