Dobrakan Perekonomian dari Desa, 1.061 Koperasi Merah Putih Seruyan Resmi Beroperasi

Monday, 18 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, menghadiri secara virtual Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di desa Pematang Panjang Seruyan Hilir, Sabtu(16/5). (Foto Kominfo Seruyan)

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, menghadiri secara virtual Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di desa Pematang Panjang Seruyan Hilir, Sabtu(16/5). (Foto Kominfo Seruyan)

Kuala Pembuang, newsline.id — Sebuah momentum bersejarah baru saja tercipta dari beranda Kalimantan Tengah. Ribuan pasang mata warga Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, menjadi saksi lahirnya era baru kemandirian ekonomi. Pada Sabtu (16/5/2026), Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, menghadiri secara virtual Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Wilayah KODIM 1015/Sampit Tahun Anggaran 2026, yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Langkah masif ini bukan sekadar seremoni di atas kertas. Ini adalah jawaban konkret atas jeritan modal usaha yang selama ini mencekik para petani dan pelaku UMKM di pelosok desa. Riuh antusiasme warga, anggota DPRD Kabupaten Seruyan, unsur Forkopimda, hingga jajaran perangkat daerah yang hadir langsung di lokasi, mempertegas bahwa gerakan ini adalah sebuah perlawanan kolektif terhadap kemiskinan struktural.

“Koperasi harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Melalui Koperasi Merah Putih ini, kita berharap masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap permodalan, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Ahmad Selanorwanda dengan nada optimistis yang membakar semangat.

lv 0 20260518210219

Mengguncang Sistem, Memutus Rantai Ketimpangan

Sudah terlalu lama ekonomi desa dinilai sebelah mata dan hanya dijadikan objek pasar. Melalui Koperasi Merah Putih, paradigma usang tersebut kini dipaksa runtuh. Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan bahwa kehadiran koperasi ini dirancang secara inovatif untuk menjadi wadah usaha yang mandiri, sekaligus menjadi benteng pertahanan ekonomi kerakyatan melalui prinsip gotong royong yang nyata, bukan sekadar jargon.

Mengapa ini penting dan krusial? Bupati Ahmad Selanorwanda secara kritis membedah fakta bahwa fondasi negara yang kuat tidak akan pernah tercapai jika ekonomi desanya rapuh. Koperasi ditunjuk sebagai instrumen paling strategis untuk menciptakan peluang usaha baru serta memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi yang jauh lebih produktif.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi menjadi salah satu sarana penting untuk membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya menambahkan.

Baca JUga  Dari Pantai Sungai Bakau, Seruyan Kirim Pesan ke Dunia: Penyu Bukan Komoditas, Melainkan Warisan

lv 0 20260518210146

Sinergi Nyata, Bukan Janji Belaka

Edukasi finansial dan penguatan kelembagaan menjadi pilar utama dalam pergerakan ini. Bupati secara provokatif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak lagi menjadi penonton di tanah sendiri. Pemerintah Kabupaten Seruyan berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pembangunan ekonomi yang dimulai dari desa ini benar-benar bertumpu pada pemberdayaan potensi lokal, bukan ketergantungan pada pihak luar.

Diharapkan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini segera memberikan dampak instan yang nyata. Lembaga ini diproyeksikan menjadi solusi sehat bagi pengembangan usaha kecil dan penguatan sendi-sendi ekonomi lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah tantangan zaman yang kian kompetitif.

Secara jangka panjang, peresmian operasional KDKMP di bawah Wilayah KODIM 1015/Sampit ini adalah simbol sinergi mutakhir antara pemerintah, TNI, dan rakyat. Sebuah kolaborasi strategis yang diharapkan mampu mengikis ketimpangan, mempercepat pemerataan pembangunan, dan mengantarkan seluruh masyarakat Kabupaten Seruyan menuju kesejahteraan yang menyeluruh dan hakiki.(*)

Tim Newsline

Berita Terkait

Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan
Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan
Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah
Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut
Sungai Mengasin Sumur Mati: Seruyan Berlomba dengan Kemarau Sebelum Semuanya Terlambat
Ketika Uang Nelayan Berhenti di Amplop: Cerita di Balik Rp86,7 Juta yang Disita Kejari Seruyan
Api, Asap, dan Janji: Ketika Bupati Seruyan Turun ke Titik Api
Di Bawah Terik Pantai Sungai Bakau, Perempuan Seruyan Menanam Harapan untuk Anak Cucu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 17 September 2026 - 02:28 WITA

Seruyan Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat, Krisis Air Bersih dan Karhutla Mengancam Bersamaan

Tuesday, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Cahaya dari Kuala Pembuang: Ketika Seorang Bunda Mengukuhkan Amanah untuk Menyalakan Literasi Seruyan

Friday, 4 September 2026 - 22:35 WITA

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 September 2026 - 15:14 WITA

Bupati Seruyan Bongkar “Zona Nyaman” Birokrasi: Jabatan Bukan Warisan, tapi Amanah yang Bisa Dicabut

Thursday, 3 September 2026 - 12:05 WITA

Sungai Mengasin Sumur Mati: Seruyan Berlomba dengan Kemarau Sebelum Semuanya Terlambat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 Sep 2026 - 22:35 WITA