Asa Baru di Pesisir Seruyan, Mengubah Wajah Sungai Bakau Menjadi Kampung Nelayan Modern

Thursday, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

'Pemkab Seruyan mendukung pembangunan Kampung Nelayan yang merupakan ikhtiar nyata pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendorong produktivitas sektor perikanan agar lebih berdaya saing

'Pemkab Seruyan mendukung pembangunan Kampung Nelayan yang merupakan ikhtiar nyata pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendorong produktivitas sektor perikanan agar lebih berdaya saing" (foto : Dokumentasi Setda Seruyan)

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Harapan besar untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir Kabupaten Seruyan mulai menemui titik terang. Pada Kamis (23/4/2026), Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., secara resmi menerima tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mematangkan rencana besar, pembangunan Kampung Nelayan Terpadu. Langkah strategis ini membidik dua wilayah potensial, yakni Sungai Bakau dan Sungai Undang, sebagai motor penggerak ekonomi baru bagi para pahlawan protein bangsa di Bumi Gawi Hatantiring.

Pertemuan yang berlangsung hangat di Kuala Pembuang ini bukan sekadar diskusi formal di balik meja. Didampingi Plh Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Perikanan, Bupati Wanda terjun langsung mengawal tim pusat dalam melakukan peninjauan lapangan dan pengumpulan data awal. Kehadiran tim KKP ini menjadi sinyal kuat bahwa potensi perikanan tangkap Seruyan kini masuk dalam radar prioritas Program Strategis Nasional (PSN).

lv 0 20260423194610
Bupati Seruyan Ahmad Selanaorwanda, S.E., M.Si., didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, melaksanakan diskusi bersama tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Kuala Pembuang Kamis (23/4/2026). Foto : Dokumentasi Setda Seruyan

Melampaui Sekadar Infrastruktur

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Kampung Nelayan ini dirancang bukan hanya tentang membagun fisik bangunan, melainkan sebuah upaya edukatif untuk menciptakan ekosistem perikanan yang modern dan berkelanjutan. Tim survei KKP menegaskan bahwa pemetaan lokasi mencakup variabel yang sangat mendalam, mulai dari kondisi lahan, volume produksi perikanan, hingga potret nyata kondisi sosial ekonomi nelayan setempat.

Baca JUga  Badai Efisiensi Menghantui, Gubernur Kalteng Pastikan Nasib Ribuan PPPK Aman

“Untuk penetapan lokasi nantinya, kami membutuhkan dukungan data dari pemerintah daerah dan pihak terkait, termasuk kondisi riil nelayan di lapangan,” ungkap perwakilan tim survei KKP di sela-sela peninjauan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil akan berbasis data (evidence-based policy) agar bantuan yang diturunkan tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang.

lv 0 20260423194508
Plh Sekda Seruyan, Bahrun Abbas mendampingi tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), meninjau langsung lokasi Kampung Nelayan Terpadu Desa Sungai Bakau Seruyan, Kamis (23/4/2026). Foto : Dokumentasi Setda Seruyan

Kolaborasi Lintas Sektor

Inovasi dalam pembangunan ini juga terlihat dari keterlibatan aktif Koperasi Merah Putih dalam proses verifikasi. Sinergi antara birokrasi dan koperasi ini menjadi kunci agar program pusat tidak menjadi “proyek langit” yang asing bagi warga lokal, melainkan sebuah inisiatif yang lahir dari kebutuhan akar rumput. Pemerintah Kabupaten Seruyan pun telah bergerak cepat menyiapkan segala data pendukung guna memastikan proses verifikasi berjalan mulus.

Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan komitmen penuhnya terhadap visi ini. Menurutnya, sektor perikanan tangkap adalah tulang punggung daerah yang selama ini masih memerlukan sentuhan modernisasi. “Dukungan penuh kami berikan untuk pembangunan Kampung Nelayan ini. Ini adalah ikhtiar nyata kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendorong produktivitas sektor perikanan agar lebih berdaya saing,” ujarnya optimis.

Baca JUga  Duel Transparansi di Meja BPK, Seruyan dan 5 Kabupaten di Kalteng 'Setor' Raport Keuangan
lv 0 20260423194717
Foto Kegiatan PemKab Seruyan menerima tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk mematangkan rencana besar, pembangunan Kampung Nelayan Terpadu di Seruyan, Kamis (23/4/2026). Foto : Dokumentasi Setda Seruyan

Harapan Masa Depan

Bagi warga di Sungai Bakau dan Sungai Undang, rencana ini adalah angin segar yang dinanti. Jika lokasi ini lolos verifikasi, mereka tidak hanya akan mendapatkan fasilitas sandar kapal atau gudang beku yang lebih baik, tetapi juga penataan kawasan yang lebih sehat, estetik, dan layak huni. Ini adalah upaya memanusiakan nelayan melalui lingkungan yang lebih tertata dan akses ekonomi yang lebih terbuka lebar.

Program Kampung Nelayan oleh KKP bertujuan untuk mengubah kesan kumuh perkampungan nelayan menjadi kawasan yang maju dan mandiri. Hasil dari survei dan pemetaan di Seruyan ini nantinya akan dibawa ke tingkat nasional sebagai dasar penetapan lokasi layak. Dengan segala potensi alam dan kesiapan data yang ada, Seruyan kini berada di ambang transformasi besar untuk menjadi kiblat perikanan tangkap di Kalimantan Tengah.

Kabupaten Seruyan memiliki garis pantai yang panjang dengan kekayaan laut melimpah, menjadikannya salah satu pemasok ikan terbesar di wilayah ini. Selama beberapa tahun terakhir, Pemkab Seruyan terus fokus pada sinkronisasi program daerah dengan pusat untuk memastikan infrastruktur pendukung, seperti pelabuhan dan pabrik es, dapat tersedia secara merata bagi seluruh nelayan.(*)

Tim Newsline

Berita Terkait

Harapan Baru di Seruyan, Ribuan Warga Menanti ‘Ketukan Palu’ Plasma 20 Persen
Batam Menjadi Saksi, Bupati Seruyan “Jemput Bola” Rayu Investor Global demi Masa Depan Daerah
Persiapkan Masa Depan Siswa, Dinas Pendidikan Seruyan Gelar Bimtek TKA SD dan SMP yang Inspiratif
Tanjakan Maut Bukit Akap Seruyan Tengah Menelan Nyawa, Sampai Kapan Pemerintah Membiarkan Jalan Jadi Jebakan Betmen
Akses Seruyan Hulu Kembali Berdenyut, Jembatan Sei Kining Selesai Diperbaiki
Nyalakan Harapan Hingga Pelosok, Pemkab Seruyan dan PLN Sinergi Akselerasi Listrik Desa
Seruyan Bergerak, DPRD dan Pemkab Canangkan Gerakan Tanam Pangan Serempak di Lahan CSR
Kolaborasi Kaleka-Seruyan, Harapan Rakyat Menanti Jaring Pengaman yang Nyata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 23 April 2026 - 21:30 WITA

Asa Baru di Pesisir Seruyan, Mengubah Wajah Sungai Bakau Menjadi Kampung Nelayan Modern

Wednesday, 22 April 2026 - 14:23 WITA

Harapan Baru di Seruyan, Ribuan Warga Menanti ‘Ketukan Palu’ Plasma 20 Persen

Sunday, 19 April 2026 - 05:59 WITA

Batam Menjadi Saksi, Bupati Seruyan “Jemput Bola” Rayu Investor Global demi Masa Depan Daerah

Saturday, 18 April 2026 - 18:04 WITA

Persiapkan Masa Depan Siswa, Dinas Pendidikan Seruyan Gelar Bimtek TKA SD dan SMP yang Inspiratif

Monday, 13 April 2026 - 20:28 WITA

Tanjakan Maut Bukit Akap Seruyan Tengah Menelan Nyawa, Sampai Kapan Pemerintah Membiarkan Jalan Jadi Jebakan Betmen

Berita Terbaru

RIRIEN BINTI, JURNALIS DAYAK KALIMANTAN TENGAH

KOTA PALANGKA RAYA

Menggugat Skenario di Balik Poling UPR: Jangan Cabut Rektor dari Akar Dayak!

Wednesday, 22 Apr 2026 - 17:43 WITA