Simbol Spiritual Baru di Seruyan, Wabup H. Supian Letakkan Batu Pertama Mushola Al Ikhlas

Friday, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kuala Pembuang, newsline.id – Sebuah langkah nyata dalam memperkuat fondasi spiritual di lingkungan birokrasi resmi dimulai hari ini. Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushola Al Ikhlas di Kompleks Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seruyan pada Kamis (2/4/2026). Momentum emosional ini menandai lahirnya pusat peradaban mental bagi para aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat sekitar di tengah tuntutan kerja yang semakin tinggi.

Kehadiran orang nomor dua di Seruyan tersebut tidak sendirian. Suasana khidmat menyelimuti lokasi acara dengan hadirnya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, H. M. Yusi Abdian, M.H.I., serta tokoh-tokoh agama berpengaruh. Kehadiran para petinggi ini menegaskan bahwa pembangunan mushola tersebut bukan sekadar proyek fisik biasa, melainkan simbol sinergi kuat antara pemerintah daerah dan instansi vertikal demi menjaga keseimbangan moral di Bumi Gawi Hatantiring.

Wabup2

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya yang memikat perhatian hadirin, H. Supian menegaskan bahwa keberadaan tempat ibadah di lingkungan perkantoran adalah kebutuhan mendesak. Ia menilai, produktivitas kerja yang maksimal hanya bisa dicapai jika dibarengi dengan ketenangan batin. Mushola Al Ikhlas diproyeksikan menjadi “oase” bagi para pegawai dan masyarakat yang tengah mengurus administrasi keagamaan agar tetap bisa menjalankan kewajiban ibadah dengan nyaman.

Baca JUga  Batam Menjadi Saksi, Bupati Seruyan "Jemput Bola" Rayu Investor Global demi Masa Depan Daerah

lv 0 20260403001118

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenag atas inisiasi ini. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan menjadi ladang pahala yang terus mengalir,” ujar H. Supian dengan nada penuh optimisme di hadapan para hadirin.

Lebih jauh, Wabup menekankan bahwa tantangan sesungguhnya bukan hanya pada proses konstruksi, melainkan bagaimana menghidupkan fungsi rumah ibadah tersebut nantinya. Ia menantang seluruh jajaran Kemenag untuk tidak membiarkan Mushola Al Ikhlas sepi setelah berdiri megah, melainkan menjadikannya pusat pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual yang inklusif.

Senada dengan hal tersebut, Kakanwil Kemenag Kalteng, H. M. Yusi Abdian, memberikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh Pemkab Seruyan. Menurutnya, kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa pelayanan publik tidak bisa dipisahkan dari kenyamanan fasilitas keagamaan. Ia berharap gedung ini nantinya menjadi fasilitas yang representatif dan membawa keberkahan bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di sana.

Baca JUga  Wamenkum: Selamat Datang, Calon Birokrat Pemerintahan!

lv 0 20260403001019

Secara teknis, prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh H. Supian dan H. M. Yusi Abdian, diikuti oleh jajaran pejabat lainnya. Aksi ini pun langsung menuai respon positif dari masyarakat yang berharap fasilitas serupa terus diperhatikan di area publik lainnya demi meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Seruyan.

Pembangunan Mushola Al Ikhlas ini menambah daftar panjang komitmen Kabupaten Seruyan dalam mendukung visi daerah yang religius dan harmonis. Diinformasi, Kantor Kemenag Seruyan merupakan salah satu titik layanan publik paling sibuk, sehingga keberadaan sarana ibadah yang memadai dianggap sebagai langkah revolusioner dalam meningkatkan standar pelayanan masyarakat secara humanis.

Dengan dimulainya pekerjaan ini, target penyelesaian diharapkan dapat tercapai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan oleh jamaah. Kabar ini menjadi angin segar di tengah hiruk-pikuk pembangunan fisik lainnya, mengingatkan kembali bahwa pembangunan manusia seutuhnya harus dimulai dari hati dan rumah ibadah.(*)

Tim Newsline

Berita Terkait

Ketika Teladan Kehilangan Arah: Sisi Kelam Krisis Moral Aparatur di Seruyan
Dana Pusat 80% Sudah Siap, Air Bersih Seruyan Justru “Tersandera” Status Hutan
Dobrakan Perekonomian dari Desa, 1.061 Koperasi Merah Putih Seruyan Resmi Beroperasi
Sinergi Hijau di Bumi Gawi Hatantiring, Ketika Jagung Polres Seruyan Menjadi Simbol Perlawanan Krisis Pangan!
Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!
Revolusi Pendidikan di Seruyan Dimulai, Komitmen “Tanpa Celah” untuk Masa Depan Anak Bangsa
Dermaga Pasar Saik Kuala Pembuang Jadi “Bangkai”, Salah Siapa? Dinas Mandul atau DPRD yang tidak Aspiratif
Seruyan “Cuci Gudang”, Bupati Wanda Tabuh Genderang Perang: ASN Tak Bersih Narkoba, Silakan Angkat Kaki!
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 21 May 2026 - 02:39 WITA

Ketika Teladan Kehilangan Arah: Sisi Kelam Krisis Moral Aparatur di Seruyan

Tuesday, 19 May 2026 - 00:22 WITA

Dana Pusat 80% Sudah Siap, Air Bersih Seruyan Justru “Tersandera” Status Hutan

Monday, 18 May 2026 - 22:24 WITA

Dobrakan Perekonomian dari Desa, 1.061 Koperasi Merah Putih Seruyan Resmi Beroperasi

Sunday, 17 May 2026 - 18:11 WITA

Sinergi Hijau di Bumi Gawi Hatantiring, Ketika Jagung Polres Seruyan Menjadi Simbol Perlawanan Krisis Pangan!

Thursday, 14 May 2026 - 20:07 WITA

Membawa Marwah ‘Gawi Hatantiring’, 75 Pejuang Budaya Seruyan Menuju Panggung Isen Mulang 2026!

Berita Terbaru