Wagub Kalteng Edy Pratowo ‘Gercep’ Serahkan Laporan Keuangan ke BPK RI

Friday, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PALANGKA RAYA, newsline.id – Di tengah sorotan tajam publik terhadap transparansi anggaran daerah, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengambil langkah berani dan tak terduga. Tepat pada Kamis (2/4), Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalteng di Palangka Raya. Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah pernyataan perang terhadap praktik tata kelola keuangan yang semrawut.

Langkah “gercep” atau gerak cepat ini memicu perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Betapa tidak, di saat banyak daerah masih berkutat dengan administrasi yang lamban, Edy Pratowo justru hadir secara personal untuk memastikan bahwa setiap rupiah uang rakyat Kalteng tercatat dengan presisi. Penyerahan dokumen vital ini diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Kalteng dalam sebuah seremoni yang penuh dengan ketegangan positif dan harapan besar akan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

IMG 20260403 144258

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan soal angka di atas kertas, tapi soal amanah dan air mata rakyat yang kita kelola,” tegas Edy Pratowo dalam sambutannya yang emosional namun tegas. Ia menekankan bahwa penyerahan LKPD yang tepat waktu adalah bentuk penghormatan tertinggi pemerintah kepada masyarakat Kalteng. Wagub menginginkan agar pembangunan yang dilakukan tidak meninggalkan residu masalah hukum di masa depan, melainkan warisan tata kelola yang bersih dan bisa dibanggakan anak cucu.

Baca JUga  "WFH Bukan Libur Nasional" ASN Kalteng Resmi Kerja dari Rumah, Salah Gunakan Ijin, Sanksi Tegas Menanti

Dibalik formalitas tersebut, terselip narasi perjuangan tim keuangan Pemprov Kalteng yang harus bekerja lembur, membedah ribuan baris data demi memastikan tidak ada satu poin pun yang meleset. Edy Pratowo menyadari bahwa tanpa pengawasan ketat dari BPK, potensi kebocoran anggaran bisa menjadi parasit yang mematikan program-program pro-rakyat, seperti pendidikan gratis dan fasilitas kesehatan di pelosok Dayak.

Pihak BPK RI menyambut baik nyali besar Pemprov Kalteng ini. Proses audit akan segera dilakukan dengan standar yang sangat ketat. Tim auditor dijadwalkan turun ke lapangan untuk mencocokkan antara klaim keberhasilan pembangunan dengan fakta fisik di darat. “Kami tidak hanya melihat angka, kami melihat manfaat nyata bagi publik,” ungkap Kepala Bidang Pengawasan Kalteng I BPK Perwakilan Kalimantan Tengah, Subkhan Affandi.

IMG 20260403 144312

Publik kini menanti dengan napas tertahan. Akankah keberanian Wagub ini membuahkan hasil manis berupa transparansi total, ataukah audit BPK akan menemukan celah-celah yang selama ini tersembunyi. Kehadiran Wagub di kantor BPK seolah memberikan sinyal bahwa pemerintah daerah siap “ditelanjangi” secara data demi membuktikan kejujuran kerja mereka selama satu tahun anggaran terakhir.

Baca JUga  Kalteng-Jatim Bersatu, Gubernur Agustiar Sabran Dobrak Sekat Perdagangan, Bawa Produk Lokal Naik Kelas di Pasar Nasional

Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memang tengah gencar melakukan transformasi digital dalam sistem penganggaran mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, Kalteng terus berupaya mempertahankan tradisi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebagai standar emas kredibilitas pemerintah di mata investor dan rakyat.

Upaya ini juga merupakan bagian dari komitmen besar Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng untuk mewujudkan visi “Kalteng BERKAH“. Dengan penyerahan LKPD lebih awal, Pemprov berharap proses evaluasi bisa berjalan lebih mendalam sehingga perbaikan-perbaikan strategis dapat segera dilakukan pada tahun berjalan demi kemakmuran Bumi Tambun Bungai yang berkelanjutan.(***)

Tim Newsline 

Berita Terkait

Di Bawah Semangat Huma Betang, Gubernur dan Kajati Baru Rajut Sinergi untuk Kalteng
Ketika Hibah Cair Sebelum Proposal Ada: Bongkar Celah Anggaran di Kalteng
Janji atau Gertakan?  Gubernur Kalteng Ancam Mutasi Kadis PUPR, Pelantikan Berlalu Kursi Tetap Aman 
Darurat Hoaks & Ancaman Konten Negatif, Gubernur Agustiar Sabran “Jadi Tameng” Lindungi Anak Kalteng
“Tanah Dayak Bukan Sekadar Peta, Tapi Marwah!” Seruan Menggelegar Agustiar Sabran di Jantung Balikpapan
Melawan Arus Modernisasi, Filosofi Huma Betang “Meledak” Jadi Mesin Uang Baru di Kalteng
Kalteng Menggeliat Kartu Huma Betang Tahap II Cair, Puluhan Ribu Warga ‘Mengepung’ Sistem Verifikasi
Nasib Tambang Rakyat Terkatung-katung, Gubernur Agustiar Sindir Bupati dan Walikota
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 04:41 WITA

Di Bawah Semangat Huma Betang, Gubernur dan Kajati Baru Rajut Sinergi untuk Kalteng

Thursday, 13 August 2026 - 22:35 WITA

Ketika Hibah Cair Sebelum Proposal Ada: Bongkar Celah Anggaran di Kalteng

Wednesday, 27 May 2026 - 05:25 WITA

Janji atau Gertakan?  Gubernur Kalteng Ancam Mutasi Kadis PUPR, Pelantikan Berlalu Kursi Tetap Aman 

Friday, 8 May 2026 - 21:31 WITA

Darurat Hoaks & Ancaman Konten Negatif, Gubernur Agustiar Sabran “Jadi Tameng” Lindungi Anak Kalteng

Thursday, 7 May 2026 - 12:12 WITA

“Tanah Dayak Bukan Sekadar Peta, Tapi Marwah!” Seruan Menggelegar Agustiar Sabran di Jantung Balikpapan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Menyoal Otonomi Semu di Balik Meja Kasir Rumah Sakit Daerah

Friday, 4 Sep 2026 - 22:35 WITA