JAKARTA, newsline.id – Gelombang dukungan besar mengalir menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Percasi XXX 2026. Mayoritas Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi se-Indonesia secara resmi mengusulkan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) masa bakti 2026-2030. Aspirasi ini mencuat kuat menjelang pelaksanaan Munas yang dijadwalkan berlangsung pada 10-12 April 2026 di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta.
Sekretaris Umum Pengprov Percasi Kalimantan Tengah, H. Ilham Busra, mengungkapkan bahwa arus dukungan dari berbagai daerah menginginkan sosok yang akrab dengan dunia catur ini untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari Grand Master (GM) Utut Adianto. “Mayoritas kawan-kawan Pengprov Percasi se-Indonesia menghendaki bahwa yang melanjutkan perjuangan dalam rangka memajukan olahraga asah otak ini adalah Bapak H. Agustiar Sabran,” ujar Ilham kepada media, Kamis (9/4/2026).
Pencalonan ini bukan tanpa alasan. Sosok Agustiar Sabran dikenal memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan dunia catur. Ia merintis kecintaannya pada olahraga ini sejak usia junior sebagai pemain. Kini, di tengah kesibukannya sebagai Gubernur Kalimantan Tengah dan Anggota DPR RI, ia tetap mendedikasikan diri sebagai Ketua Harian PB Percasi sekaligus Pembina Pengprov Percasi Kalteng.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan yang masif ini juga didasari atas rekam jejak nyata Agustiar dalam memajukan prestasi catur nasional. Para pengurus di daerah menilai kontribusinya, baik secara moril maupun materiil, telah dirasakan langsung oleh para pecatur dari tingkat akar rumput hingga profesional. “Sumbangsih beliau sangat nyata, tidak hanya untuk Kalteng, tapi juga bagi ekosistem catur di seluruh Indonesia,” tambah Ilham.
Inovasi dalam pembinaan atlet muda menjadi salah satu poin krusial yang diharapkan dapat diteruskan oleh Agustiar. Di bawah kepemimpinannya nanti, para pengurus daerah berharap adanya pemerataan kompetisi dan peningkatan kualitas pelatihan di daerah-daerah yang selama ini jauh dari pusat. Harapan besar diletakkan pada pundaknya untuk membawa catur Indonesia bersaing lebih tajam di kancah internasional.
Munas Percasi XXX kali ini memang menjadi momen krusial bagi masa depan catur nasional. Setelah dua periode kepemimpinan GM Utut Adianto (2018-2026) yang dinilai berhasil meletakkan fondasi prestasi, tantangan berikutnya adalah bagaimana menjaga momentum tersebut agar tidak meredup.

Kini, bola panas berada di tangan Agustiar Sabran. Pengprov Percasi Kalteng bersama mayoritas pemilik suara lainnya sangat berharap beliau bersedia memenuhi permintaan tersebut. Kesediaan Agustiar untuk menakhodai PB Percasi dianggap sebagai kunci stabilitas dan kemajuan organisasi untuk empat tahun ke depan.
Sejarah mencatat, kepengurusan PB Percasi selalu menjadi sorotan karena catur merupakan salah satu cabang olahraga yang konsisten menyumbang medali di ajang internasional. Dengan dukungan mayoritas yang sudah di tangan, langkah Agustiar menuju kursi ketua umum kini tinggal menunggu pernyataan resmi dan ketok palu pada sidang pleno Munas mendatang.
Munas Percasi merupakan forum tertinggi organisasi yang tidak hanya memilih ketua umum, tetapi juga menetapkan program kerja strategis. Lokasi acara di The Tavia Heritage Hotel diprediksi akan dipadati oleh delegasi dari seluruh provinsi yang ingin mengawal langsung transisi kepemimpinan ini demi kejayaan catur Indonesia.(*)
Newsline Kalteng : Ingkit BS. Djaper









