Seruyan Berbenah dari Akar Keluarga: Saat Bupati dan BKKBN Kalteng Satukan Visi Lawan Stunting hingga Narkoba

Thursday, 11 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA PEMBUANG, newsline.id – Di tengah deru pembangunan fisik yang kerap jadi sorotan, ada satu agenda yang justru menyentuh fondasi paling dasar sebuah daerah yakni keluarga. Rabu (10/6/2026), Bupati Seruyan menerima audiensi jajaran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah di ruang kerjanya. Pertemuan ini bukan sekadar seremoni kunjungan kerja, melainkan titik temu strategis untuk memperkuat sederet program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN di Kabupaten Seruyan.

Audiensi yang dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Tengah, Iqbal, ini membawa daftar program yang cukup padat: Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), inovasi berbasis AI Super Apps, monitoring Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta pembinaan tenaga lapangan. Penyuluh KB (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB) di seluruh wilayah Seruyan.

Iqbal menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Seruyan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BKKBN adalah kunci agar program-program ini tidak berhenti sebagai dokumen kebijakan, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat senang dapat bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan Bapak Bupati Seruyan. Kami berharap sinergi dan kerja sama yang baik dapat terus terjalin dalam mendukung program-program pembangunan keluarga dan kependudukan,” ujarnya.

Baca JUga  Bunda PAUD Seruyan Kukuhkan Pengurus Kecamatan, Genjot Wajib Belajar 13 Tahun

Yang menarik, Iqbal menegaskan bahwa isu kependudukan tidak lagi sekadar soal angka. Fokus kini bergeser pada kualitas sumber daya manusia yang dibentuk sejak dari rumah tangga. Salah satu pekerjaan rumah yang disorot adalah pencegahan pernikahan usia anak—persoalan yang masih menjadi bayang-bayang di banyak daerah, termasuk Kalimantan Tengah.

“Kami berharap program-program yang dijalankan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Seruyan. Selain mempertahankan kuantitas penduduk yang ideal, yang tidak kalah penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas keluarga itu sendiri,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyatakan dukungan penuh. Ia menilai program-program ini relevan dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, meski ia juga jujur mengakui masih ada keterbatasan di lapangan.

“Pada prinsipnya saya sangat senang dengan adanya program-program ini. Semoga semuanya dapat berproses dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan. Meskipun masih ada berbagai kekurangan, hal tersebut tidak boleh mengurangi semangat kita untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Bupati.

Pernyataan paling tajam datang ketika Bupati mengaitkan ketahanan keluarga dengan ancaman sosial yang nyata di Seruyan yaitu peredaran narkoba. Baginya, memperkuat keluarga bukan hanya soal statistik gizi atau angka kelahiran, melainkan benteng pertahanan pertama melawan pengaruh negatif yang mengintai generasi muda.

Baca JUga  'Nakhoda Baru' Kadin Seruyan, Harsandi Siap Sulap Raksasa Sawit Jadi Magnet Investasi Dunia!

“Kualitas kita semua berangkat dari keluarga. Saya berharap berbagai kegiatan positif terus ditingkatkan untuk mengurangi pengaruh negatif di masyarakat, terlebih Kabupaten Seruyan juga menghadapi tantangan seperti peredaran narkoba yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Di penghujung pertemuan, Bupati menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap program yang berdampak langsung kepada warga, bahkan membuka peluang agar Seruyan dijadikan salah satu daerah prioritas implementasi.

“Program-program yang baik dan positif, terlebih yang menyasar langsung masyarakat, tentu akan kami dukung. Apalagi jika Kabupaten Seruyan dapat menjadi salah satu daerah prioritas, kami sangat mendukung dan siap berkolaborasi untuk menyukseskan program-program tersebut,” pungkasnya.

Pertemuan singkat di ruang kerja Bupati ini menyiratkan pesan yang lebih besar: bahwa pembangunan sebuah daerah tidak melulu diukur dari jalan beraspal atau gedung baru, tetapi juga dari seberapa kuat fondasi keluarga yang menopangnya—dan seberapa serius pemerintah daerah mau turun tangan untuk menjaganya.(*)

Tim Newsline 

Berita Terkait

Bunda PAUD Seruyan Kukuhkan Pengurus Kecamatan, Genjot Wajib Belajar 13 Tahun
Di Balik Gelar Adat: Damang Kepala Adat Seruyan Kini Pegang Kendali Hukum, Bukan Sekadar Simbol Seremoni
Datang dengan Tangan Kosong, Pulang dengan Kepala Tegak, Ironi Kontingen Seruyan di FBIM 2026
Menggenggam Bara Transparansi, Seruyan dan Perlawanan Sunyi Melawan Korupsi
Camat Serteng Turun Tangan, Dinas PUPR Seruyan Hilang Tanpa Kabar
Menjaring Laba di Atas Tanah Merangsang, Ketika Subsidi Rakyat Jadi Ladang Rampok
33 Ekor Hewan Qurban dari Pemprov Kalteng Tiba di Seruyan, Siap Disalurkan ke Warga Kurang Mampu Jelang Idul Adha
Bupati Seruyan Tantang Diskoperindag Keluar dari Zona Nyaman demi Ekonomi Rakyat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 22:12 WITA

Bunda PAUD Seruyan Kukuhkan Pengurus Kecamatan, Genjot Wajib Belajar 13 Tahun

Thursday, 11 June 2026 - 21:43 WITA

Seruyan Berbenah dari Akar Keluarga: Saat Bupati dan BKKBN Kalteng Satukan Visi Lawan Stunting hingga Narkoba

Thursday, 11 June 2026 - 05:58 WITA

Di Balik Gelar Adat: Damang Kepala Adat Seruyan Kini Pegang Kendali Hukum, Bukan Sekadar Simbol Seremoni

Tuesday, 2 June 2026 - 22:46 WITA

Datang dengan Tangan Kosong, Pulang dengan Kepala Tegak, Ironi Kontingen Seruyan di FBIM 2026

Sunday, 31 May 2026 - 23:51 WITA

Menggenggam Bara Transparansi, Seruyan dan Perlawanan Sunyi Melawan Korupsi

Berita Terbaru

KOTA PALANGKA RAYA

Dana Hibah Pilkada Kalteng: 2 KPU, 2 Skandal, Nol Tersangka

Monday, 8 Jun 2026 - 22:22 WITA

Produksi Turun, Konflik Lahan Membara.
Siapa yang Sesungguhnya Menikmati Manfaatnya?

KALIMANTAN TENGAH

Sawit Kalteng : Emas Hijau yang Belum Merata

Monday, 8 Jun 2026 - 16:46 WITA