PALANGKA RAYA, newsline.id – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Doris Sylvanus, Palangka Raya, pada Rabu (8/4). Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan prima tanpa adanya diskriminasi.
Dalam kunjungan yang mengejutkan banyak pihak tersebut, Gubernur Agustiar didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, dr. Linae Victoria Aden, serta Plt. Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, Suyuti Syamsul. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini bertujuan untuk meninjau langsung kinerja tenaga kesehatan serta kesiapan fasilitas di rumah sakit rujukan utama tersebut.
Agustiar menegaskan bahwa urusan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menekankan agar tidak ada lagi keluhan mengenai lambatnya penanganan medis atau pelayanan yang terkesan sekadarnya. “Pelayanan kesehatan tidak boleh lambat, apalagi dilakukan setengah hati. Ini menyangkut nyawa manusia,” tegasnya di sela-sela peninjauan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama berada di lokasi, Gubernur menyisir sejumlah titik layanan vital, mulai dari ruang pendaftaran hingga unit instalasi rawat inap. Ia ingin memastikan bahwa prosedur administrasi tidak menjadi penghambat bagi warga yang membutuhkan pertolongan darurat. Fokus utamanya adalah transformasi layanan yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan pasien.
Agustiar meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan para tenaga medis, perawat, hingga mahasiswa keperawatan yang sedang bertugas. Ia memberikan semangat sekaligus mengingatkan mereka bahwa profesi tenaga kesehatan adalah bentuk pengabdian yang mulia bagi kemanusiaan.
Gubernur juga sempat menyapa beberapa pasien dan keluarga yang sedang menunggu antrean. Dalam percakapan singkat tersebut, ia menampung aspirasi masyarakat terkait kendala yang sering dihadapi, seperti ketersediaan obat dan keramahan petugas. Masukan-masukan ini dicatat sebagai bahan evaluasi kebijakan di masa mendatang.
“Tujuan kami ke sini adalah untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar prima. Kami tidak ingin mendengar ada warga, khususnya dari daerah pelosok atau pedalaman Kalteng, yang merasa dipersulit saat hendak berobat di kota,” tambah Agustiar dengan nada serius namun tetap mengayomi.
Pihak Pemprov Kalteng juga berkomitmen untuk terus mendukung penguatan infrastruktur kesehatan, termasuk dari segi regulasi dan penganggaran. Menurut Gubernur, dukungan anggaran harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar rumah sakit mampu beroperasi sesuai standar yang berlaku.
Plt. Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, Suyuti Syamsul, menyambut baik arahan tersebut dan berjanji akan segera melakukan perbaikan internal. Pihaknya menyatakan akan memperketat pengawasan kinerja staf agar instruksi Gubernur mengenai pelayanan cepat dan profesional dapat terwujud secara konsisten di lapangan.
Sidak ini merupakan bagian dari rangkaian pengawasan langsung Gubernur terhadap berbagai instansi pelayanan publik di Kalimantan Tengah. Sebelumnya, ia juga melakukan kunjungan serupa ke sektor pendidikan untuk memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi secara merata tanpa terkecuali.
Sidak ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan daerah. Masyarakat kini menanti realisasi dari penekanan Gubernur agar RSUD dr. Doris Sylvanus benar-benar menjadi garda terdepan kesehatan yang handal bagi seluruh warga Kalimantan Tengah.
Pemerintah Provinsi Kalteng sendiri terus mengejar target cakupan jaminan kesehatan bagi seluruh warganya, termasuk bagi pemegang KTP Kalteng yang belum terdaftar di BPJS, guna memastikan akses pengobatan yang adil dan merata hingga ke daerah pedalaman.(*)
Tim Newsline








